Corat-coret Anto S. Nugroho

Catatan kehidupan

  • Corat-coret Terbaru

  • November 2006
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  
  • Kategori

  • Arsip

Arsip untuk November 8th, 2006

Export-Import format mbox pada Thunderbird

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 8, 2006

Selama ini saya beberapa kali berganti mail-client software, dari emacs+mh, emacs+mew, mule+mew di unix (linux, FreeBSD, Solaris), maupun eurdora, al-mail, outlook express, thunderbird di windows platform. Salah satu kesulitan yg saya hadapi adalah bagaimana menyatukan arsip-arsip email itu ke satu format yang dapat diimport/export ke setiap mail client. Tapi sayangnya tidak semua software mendukung export/import mbox (yang lazim dipakai di unix). Hal ini yg menghalangi saya untuk berpindah ke thunderbird, karena tidak ada fasilitas export/import ke mbox.

Hari ini saya baru tahu dari milis lab. kalau ada software yang memungkinkan thunderbird melakukan hal tsb.


http://www.forest.impress.co.jp/article/2006/11/06/mboximport.html


http://nic-nac-project.de/%7Ekaosmos/mboximport-en.html

Dengan menginstall software “MboxImport” tsb., kita bisa mengeksport/mengimport email di Thunderbird ke/dari format mbox.

Ditulis dalam internet, linux, zaurus, iPod & komputer | Tinggalkan sebuah Komentar »

Riset dan Profit

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 8, 2006

Pernah saya ditanya, profit apa yang dapat diambil dari riset saya ? Sisi mana yang dibisniskan ? Pertanyaan ini mungkin wajar saja diajukan, apalagi oleh masyarakat luas. Tapi dari sisi peneliti, hal ini tidak mudah dijawab. Tidak semua riset, saat dilakukan selalu diplot akan menghasilkan uang.

Mengutip pendapat Grinnel di “The Scientific Attitude” [1], riset ada dua kategori : “basic research “yang target produknya adalah paper, dan yang kedua “applied research” target akhir produknya berupa patent. Berbicara tentang riset dasar dan riset aplikasi, sering ada pendapat yang mempertentangkan keduanya. Padahal seharusnya tidak demikian. Dua jenis riset ini semua sangat penting dan saling mendukung. Fulus datangnya dari produk yang aplikatif. Tapi aplikasi tidak mungkin terwujud kalau tidak ada fondasi teori yang kuat. Repotnya kadangkala signifikansi dari riset dasar ini kadang sulit diterima dan dicerna oleh umum. Basic research kadangkala perlu menunggu waktu lama untuk dipetik buahnya, karena visinya jauh memandang ke depan.

Sekedar contoh : riset di bioinformatics sudah cukup lama dilakukan, dan map dari human genome sudah diperoleh dua tiga tahun yll. Tapi jalan masih panjang untuk bisa diaplikasikan ke dunia kedokteran (tailored made medicine, dsb.). Dukungan finansial sangat diperlukan bagi riset dasar. Prof. Sangkot (Eijkman Inst.) pernah mengeluhkan mengenai kurangnya dukungan dari dunia industri di Indonesia terhadap riset dasar, padahal dana besar sangat diperlukan untuk riset dasar [2]. Tak mungkin bisa lompat ke applied yang menghasilkan fulus tanpa riset dasar.

Porsi riset aplikatif dan dasar ini di tiap negara berlainan. Dari data dana riset di buku putih Ministry of Education, Culture Sports, Science & Technology Jepang, tahun 2005 [3], dilaporkan data rasio dana penelitian untuk “basic:applied:development” di tiap negara maju perimbangannya sebagai berikut:

Jepang tahun 2003 15 : 23 : 62
USA tahun 2003 19.1 : 23.9 : 57.1
Jerman 1993 21.2 : 78.8 (applied & dev. tidak dipisahkan)
Perancis 2001 23.3 : 33.5 : 43.2

Sayang saya tidak tahu data yg terbaru.

Apakah semua riset aplikatif akan menghasilkan uang ? Ternyata tidak demikian. Tidak semua riset dapat secara menghasilkan uang bagi penelitinya. Di Amerika, hanya 1/2 dari riset perguruan tinggi yang diajukan untuk memperoleh patent. Dari jumlah tsb. yang berhasil dipatenkan sekitar 2/3. Yang benar-benar menghasilkan uang hanya separuh darinya. Berarti hanya 1/2 * 2/3 * 1/2 = 1/6 saja dari riset yang menghasilkan pendapatan bagi penelitinya[4].
Referensi

  1. Frederick Grinnell, The Scientific Attitude, The Guilford Express, 1992
  2. “Jangan Tinggalkan Penelitian Dasar Iptek” (Kompas) http://www.bppt.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=1905&Itemid=30
  3. Data dana riset di buku putih Ministry of Education, Culture, Sports, Science & Technology Jepang, tahun 2005.
    URL: http://www.mext.go.jp/b_menu/houdou/17/06/05060903/018.pdf
  4. Yutaka Seino, Gijutsu Iten Gaido bukku, Yodosha, 2004

Ditulis dalam research | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 81 pengikut lainnya.