Corat-coret Anto S. Nugroho

Paper survey, Trip Report, Summary

Arsip untuk Maret 1st, 2007

Memory Janji

Ditulis oleh erine di/pada Maret 1, 2007

Sepulang dari jalan-jalan di toko 100-an, Tika bergegas membongkar tas belanjaan. Sampai semua barang dikeluarkan dari tas plastik, Tikamasih saja ngubek-ubek tas.Tampaknya ada yang dicari. “Lho.. mannaa?? Addaa? Mannaaa..?” Maksudnya mau ngomong, “Lho mana, kok tidak ada?” Lalu mulai nangis, whoaaa…whoaaa…bahkan coklat pun ditolaknya. Wah, gawat.. sepertinya kecewa, sebab dia tidak berhasil menemukan potato ringnya. Memang tadi di toko 100-an Tika sudah memasukkan potato ring itu ke keranjang ibu. Tapi setelah itu dia “belanja” sendiri. Segala benda yang disukainya dimasukkan ke keranjang. Boros donk. Jadi diam-diam semua barang yang diambilnya, dikembalikan lagi ke rak oleh ibu. Disisain 2 coklat saja. Ngga tahunya, sampai di rumah Tika ingat apa yang tadi sudah dipilihnya.

Akhir-akhir ini memory Tika mulai jalan. Kalau sebelumnya kan EGP. Seperti tadi pagi bangun kesiangan dan ogah-ogahan duduk di pangkuan bapak. Terus diingatkan, “Tika, ayoo siap-siap sekolah”. Wah langsung meloncat ambil ransel poo-nya dan salam pamitan ke bapaknya. Padahal bener-bener masih fresh from the kasur alias belum apa-apa. hehehe… Dia ingat banget, kalau semalam sudah dipesen ibu, “Tika besok harus bangun pagi. Besok sekolah”. Sekolah itu sendiri sebenarnya bukan sekolah betulan, tapi tepatnya klub ibu-anak usia di bawah 3thn di TK gedung sebelah, yang kegiatannya senam ritmik. Acaranya gerak badan ringan mengikuti iringan piano, sambil sesekali nyanyi dan ada acara kamishibae (cerita dengan gambar). Sebulan 1-2 kali dan hanya satu jam saja. Tapi kegiatan itu cukup menarik buat Tika. Buktinya, dia tidak kapok. Malah ingat sudah ijanjikan akan ke “sekolah” itu.

Masih soal memory-janji. Akan beda responnya ketika bapaknya pamit “Arep tindak” (mau pergi) dan “Mau kerja”. Meski dijanjikan “Sebentar aja kok”, tapi respon terhadap pamit yang pertama adalah tangisan, whoaa whoa.. Merasa ditinggal,engga diajak. Kalau dipamiti kerja, Tika cuek saja. Biasanya trus cium tangan dan bye-bye.. tanpa tangisan.

Jadi, mulai saat ini bapak dan ibu tidak boleh obral janji ke Tika. Ohya, terutama bapak nih, supaya tidak obral janji juga
ke ibu. Mikir..mikir..

by Emaknya Tika

Ditulis dalam keluarga | 1 Komentar »

Pusing di hari Rabu

Ditulis oleh Anto Satriyo Nugroho di/pada Maret 1, 2007

Hari Rabu kemarin saya tidak ke kampus Toyota, karena mengikuti zemi di kampus Meikodai. Selesai zemi pk.12 siang saya pulang ke rumah, dan mengerjakan kompilasi file pengiriman kontainer. Tahun ini saya dapat tugas sbg. koordinator untuk group Nagoya, dan Rabu ini adalah batas waktu penyusunan file-file dari anggota yg lain. Sulit sekali melakukan packing, karena ruangannya terbatas. Ruangan saya untuk sebuah keluarga, relatif sangat sempit (2 kamar tidur masing-masing sekitar 5 jo) yang sudah diisi dengan futon, komputer, heater dsb. Tidak cukup leluasa untuk menaruh kotak packing, sehingga sebagian saya taruh di kampus (1 jam dari rumah ..hiks :( ).

Semalam saya pusing kepala agak berat, sehingga tidur duluan. Bangun sekitar pk.12.45 tengah malam, Ine sedang bersih-bersih ruangan, sedangkan Tika seperti biasa menggoda emaknya. Kal ini Tika jogging memakai sepatu di dalam kamar dan lari-lari ke futon. Waah….kena marah berapa kali tuh sama emaknya. he he he.

Tengah malam saya telpon ke beberapa teman untuk memastikan beberapa hal berkaitan dengan pengurusan kontainer. Sepertinya teman-teman yg lain belum tidur dan kami masih saling berkomunikasi lewat milis. Setelah itu saya lanjutkan kompilasi data dan selesai sekitar pk. 4 pagi. Heran saya. Mestinya kepala tambah sakit, tapi alhamdulillah koq sudah hilang. Tahu-tahu dari sebelah kamar, Tika merengek-rengek. Saya tengok, ternyata posisi tidurnya terbalik, sehingga saat terbangun dia bingung koq emaknya nggak kelihatan. :D

Sebenarnya 2 hari yll. saya sudah merampungkan merakit Tribot, tetapi belum sempat mengutak-atik programnya. Program yg ingin saya buat adalah agar Tribot ini mencari dimana letak suatu object (kaleng), dan kemudian mengambil object tersebut. Kalau nanti sudah selesai, Insya Allah saya upload videonya. Kemarin saat saya jalankan ke arah Tika, dia lari-lari ketakutan. Barangkali karena wajah Tribot ini mirip serangga atau kepiting yah, sehingga Tika ketakutan melihat “kepiting” itu mlayu-mlayu mengejarnya. :D

Kamis ini rencananya melanjutkan koordinasi pengiriman barang, dan juga menyiapkan kata-kata singkat. Saat kyoujukai besok (Jumat) beberapa sensei yang akan berhenti kerja diminta untuk menyampaikan sepatah dua patah kata perpisahan. Kyoujukai besok adalah yang terakhir untuk tahun akademik Heisei 18-nendo (th. ajaran 2006/2007), dan juga kyoujukai terakhir untuk saya selama bekerja di Chukyo University sebelum pulang ke tanah air akhir Maret yad.

Ditulis dalam gado-gado, persiapan pulang | Leave a Comment »