Corat-coret Anto S. Nugroho

Catatan kehidupan

  • Corat-coret Terbaru

  • September 2007
    S S R K J S M
    « Agu   Okt »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
  • Kategori

  • Arsip

Tanya Jawab e-kolokium di milis sc-ina@yahoogroups.com (3)

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada September 4, 2007

1. Irwan Prasetya Gunawan

Pak Anto berikut ada beberapa pertanyaan yang ingin saya ajukan:


Pada paparan metode:

  1. Dari uraian yang diberikan di dalam paper, terlihat bahwa salah satu kunci keberhasilan metodenya terletak pada tahapan2 color reduction + multivalued image decomposition. Jika saya tidak salah tangkap, kedua tahapan tersebut pada intinya serupa dengan penerapan metode color segmentation. Kira-kira bagaimana perbandingannya apabila kita menggunakan metode lain utk color segmentation seperti misalnya nonlinear diffusion + watershed transform dengan color similarity analysis/merging? Seberapa jauh tingkat keberhasilan metode di dalam paper ini bergantung dari kualitas segmentasinya?
  2. Apakah ada alasan khusus di balik penggunaan RGB color space di metode yang diberikan?
  3. Pada slide presentasi, analisis didasarkan pada salah satu foreground image saja (1st foreground image). Sebenarnya, bagaimana pemilihan image yang akan dipakai sebagai basis segment selection dan encoding serta proses2 selanjutnya?
  4. Kira-kira seberapa robust metode yg dipaparkan di dalam paper terhadap perubahan skala, orientasi, sudut inklinasi, dsb?

Pada hasil eksperimen:

  1. Area pada buku di-declared sebagai area non-karakter padahal kita bisa melihat bahwa pada buku tersebut terdapat karakter-karakter meskipun dengan ukuran yang jauh lebih kecil daripada karakter yang ada pada area dinding. Mengapa karakter2 pada buku tersebut tidak terdeteksi?
  2. Dari contoh yang diberikan pada gambar 4, terutama penggunaan salah satu foreground image (1st foreground image) sebagai basis analisisnya (gambar 4b), sepertinya terlihat bahwa kita cukup melakukan binary thresholding pada luminance field image-nya untuk bisa mendapatkan gambar 4b sehingga stage-stage color reduction + multivalued image decomposition boleh dibilang redundant. Akan sangat menarik jika di dalam papernya dipaparkan juga hasil-hasil eksperimen yang menggunakan tidak hanya satu foreground image sebagai basis recognitionnya, tetapi beberapa foreground image. Maksudnya agar kita bisa lebih melihat kegunaan fungsional dari tahapan2 color reduction + multivalued image decomposition-nya.

Demikian barangkali beberapa pertanyaan dari saya.

Irwan

2. Anto S. Nugroho

Pak Irwan yth.Terima kasih atas pertanyaan2 nya yang kritis dan mencerahkan.

  1. Tujuan utama dari color reduction itu untuk memperkecil vector space, dan difokuskan pada warna yang dominan saja pada gambar. Kalau 24 bit dipakai semua, proses clustering akan sangat lambat dan khawatir tidak konvergen ke warna inti yang tampil. Saya belum pernah melakukan perbandingan dengan metode yg lain, karena inti dari paper saya saat itu bukan pada tahap ini. Saya ingin konsentrasi pada tahap stroke analysis-nya. Kalau mau dilanjutkan, memang mestinya banyak hal yang harus dievaluasi ulang.
  2. Tidak ada alasan khusus di balik penggunaan RGB color space, melainkan untuk mempermudah proses color reduction. Bagian ini murni saya adopsi dari paper Jain-Yu, dan tidak saya utak-atik dulu.
  3. Analisis yang ditampilkan memang pada 1st foreground image saja. Tetapi untuk hasil akhir merupakan penggabungan hasil dari seluruh FG image, karena ada kemungkinan huruf yang tertulis berlainan warna, sehingga tampil di foreground image yang berbeda. Pada eksperimen yang saya lakukan, untuk image yg lain, score-nya tidak ada yang memenuhi threshold sebagai kandidat segmen sebuah huruf, sehingga tidak ditampilkan di sini. Mestinya saya cantumkan juga scorenya tapi catatannya tidak saya temukan.
  4. Terhadap perubahan skala, orientasi, sudut inklinasi, secara teori sampai tahap connected component extraction mungkin masih bisa terekstrak dengan baik. Yang jadi masalah adalah tahap berikutnya segment selection, karena tergantung pada similarity-nya dengan template yang dibuat. Ini memang masih merupakan masalah yang belum dapat saya selesaikan dg. memuaskan.

Pada hasil eksperimen:
> 1. Area pada buku di-declared sebagai area non-karakter padahal kita
> bisa melihat bahwa pada buku tersebut terdapat karakter-karakter
> meskipun dengan ukuran yang jauh lebih kecil daripada karakter yang
> ada pada area dinding. Mengapa karakter2 pada buku tersebut tidak
> terdeteksi?

Hal ini dikarenakan pada tahap connected component extraction, segmen-segmen huruf tersebut tidak dapat ter-ekstrak dengan baik (silakan lihat slide no.22). Huruf yang terlalu kecil seringkali gagal, mungkin juga karena pengaruh iluminasi.

> 2. Dari contoh yang diberikan pada gambar 4, terutama penggunaan salah
> satu foreground image (1st foreground image) sebagai basis analisisnya
> (gambar 4b), sepertinya terlihat bahwa kita cukup melakukan binary
> thresholding pada luminance field image-nya untuk bisa mendapatkan
> gambar 4b sehingga stage-stage color reduction + multivalued image
> decomposition boleh dibilang redundant.

Benar pak Irwan. Sampel yang saya pakai memang tidak cukup menjelaskan kelebihan preprocessing dari algoritma ini, karena tekanan saya pada paper tsb. adalah pada stroke analysis-nya. Kalau riset ini
dilanjutkan, saya setuju dengan saran pak Irwan untuk memakai sampel yg memiliki huruf berlainan warna.

Terima kasih untuk pertanyaan-pertanyaannya.

Anto S. Nugroho

About these ads

Satu Tanggapan to “Tanya Jawab e-kolokium di milis sc-ina@yahoogroups.com (3)”

  1. fajar berkata

    tanya pak, gimana cara menanam bunga rosela, cara tanggulangi penyakit. tolong info lengkapnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 102 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: