Corat-coret Anto S. Nugroho

Paper survey, Trip Report, Summary

Arsip untuk Oktober 10th, 2007

Tips buang air kecil di WC kering/berdiri

Ditulis oleh Anto Satriyo Nugroho di/pada Oktober 10, 2007

Saat baca-baca blog pak BR (http://rahard.wordpress.com), ada tulisan ttg. buang air kecil yang merefer ke tulisan ttg. mengakali WC bule di blog pak Khairul. Tips yang ditulis di blog tsb. bermanfaat, terutama jika tinggal di negara yang WC-nya kering atau mengharuskan buang air sambil berdiri seperti di Jepang. Saat tinggal di Jepang dulu, kesulitan itu saya atasi dengan cara membawa gelas kertas (misalnya bekas cup minuman yang dibeli dari vending machine/jidouhanbaiki). Saat masuk toilet, pertama-tama gelas tsb. saya isi dengan air dulu, baru kemudian buang air dan memakai air tadi untuk bebersih. Keuntungan memakai gelas kertas adalah bisa dilipat dan dimasukkan ke saku celana, sehingga praktis dan tidak menyolok. Kalau memakai botol aqua akan merepotkan dan menyolok.

Cara yang sama saya pakai untuk berwudlu. Untuk membasuh muka, lengan maupun ubun2, bisa dilakukan di wastafel. Tetapi untuk membasuh kaki, sebaiknya jangan di wastafel, karena kalau ketahuan bisa kena marah dan tegur. Secara etika, hal ini tidak dibenarkan. Solusinya, dulu saya isikan air ke gelas kertas, dan membasuh kedua kaki di dalam WC. Jadi dalam ruang tertutup, sehingga tidak akan terlihat oleh orang lain. Air satu gelas sebenarnya cukup untuk membasuh kedua kaki, karena cukup dikucurkan sedikit dan diratakan ke seluruh bagian kaki (sampai mata kaki).

Saya pernah baca hadits, Nabi SAW dulu berwudlu dengan air setengah gelas saja. Entah ukuran satu gelas seperti apa, bisa jadi lebih besar daripada gelas yang kita pakai sekarang. Tapi yang jelas, wudlu itu tidak memerlukan air yang berlebihan.

Ditulis dalam living in Japan | 1 Komentar »