Melanjutkan konsultasi sebelumnya, kemarin siang saya ke RS.PKU untuk konsultasi hipertensi dengan dr.Suryo Aribowo, Sp.P.D. Mas Suryo menganalisa hasil periksa lab. saya, termasuk di antaranya rekam EKG dan foto rontgen thorax. Ringkasannya sbb.
- Foto rontgen thorax tidak memperlihatkan satu kelainan apapun
- Fungsi ginjal saya normal. Hal ini ditunjukkan dari nilai kreatinin yang normal (0.84).
- Kelainan awal ginjal juga tidak ditemukan. Biasanya awal perubahan ditunjukkan dari hasil periksa urine, terutama albumin. Tetapi albumin saya ternyata negatif.
- Satu-satunya yang tidak bagus adalah kolesterol LDL, tetapi ini pun tidak menjelaskan hipertensi
- Saya coba tanyakan mengenai perlu tidaknya periksa GFR (gromerular filtration rate) untuk memeriksa kemungkinan kalau hipertensi ini sekedar symptom dari penyakit lain (ginjal). Tetapi menurut mas Suryo, hasil periksa lab menunjukkan kalau ginjal saya berfungsi normal. GFR itu bisa juga diturunkan memakai formula tertentu. Tapi mestinya hasilnya nanti normal juga. Jadi tes GFR tidak diperlukan, walau kalau mau mencoba tentu saja tidak mengapa.
- Karena tidak ditemukan adanya kelainan yang dapat menjelaskan hipertensi, mas Suryo menyimpulkan kalau hipertensi yang saya idap ini sifatnya esensial. Berarti tidak dapat disembuhkan, karena penyebabnya tidak diketahui.
- Yang disarankan adalah agar saya berusaha untuk menekan tensi ke angka paling tinggi 140/90. Selain diet, mengatur pola hidup, juga olah raga. Olah raga yang disarankan misalnya aerobik, lari, jalan kaki, dsb. dan bukan olah raga yang sifatnya game.
- Obat yang saya konsumsi selama ini : captopril 12 mg dilanjutkan dan diamati. Kalau sekiranya tidak ada kemajuan, kadarnya ditingkatkan menjadi 25 mg. Efek samping captopril adalah batuk. Kalau batuknya ternyata sangat mengganggu, akan dicoba obat lain.
- Beberapa kali saya merasa sakit kepala yang cukup mengganggu aktifitas. Penyebabnya kemungkinan karena kecapekan dan kurang istirahat. Biasanya saya pakai untuk istirahat. Tetapi ada kalanya saya tetap harus bekerja, sehingga terpaksa minum obat. Mas Suryo merekomendasikan panadol atau parasetamol, yang relatif lebih ringan daripada obat “N” yg selama ini saya pakai.
Rencananya selama satu bulan ini saya coba untuk rutin dan tertib mengkonsumsi captopril dan berbagai terapi yg lain. Insya Allah satu bulan lagi saya akan konsultasi ke beliau.
BTW, sekali ke PKU Muhammadiyah kemarin alhamdulillah saya ketemu 3 teman se-angkatan di SMA1. Pertama dr.Suryo Sp.PD, kedua dr.Rusmawati Sp.A. (beliau dulu teman sekelas di Fisika 2, dan Tika kalau sakit ndokter ke tante Rusma), mas Arif Yusuf (beliau ini teman se-SMP di SMP2 dan juga se-SMA di SMA1). Senang rasanya melihat keberhasilan teman-teman saya. Semoga kesuksesan dan barakah senantiasa dilimpahkan Allah SWT kepada mereka. Amin.



