Saat mengajar di kelas, ada dua hal yang saya sampaikan ke mahasiswa :
- Penulisan basis pada logaritma, hendaknya mengikuti style bahasa Inggris. Basis logaritma harus ditulis di kanan bawah (index) “log”
- Penulisan titik dan koma pada angka, hendaknya mengikuti style bahasa Inggris
-
- 1,000 : seribu bukannya satu koma nol nol nol
- 1.000 : satu, bukannya seribu
-
Hal itu karena kami memakai bahasa Inggris sebagai media belajar, sehingga perlu memperhatikan aturan-aturan penulisan berdasarkan bahasa tsb. Mengapa di Indonesia diajarkan cara penulisan yang berlainan dengan standar di bahasa Inggris ? Saya tanyakan ke teman yang menyelesaikan studi di Belanda, mendapat penjelasan yang memuaskan. Ternyata style penulisan basis logaritma di kiri atas “log” itu adalah “warisan” Belanda. Di Belanda, ternyata mereka memang dan masih memakai style tersebut. Sepertinya di Jerman juga demikian dan juga negara Eropa daratan yang lain. Inggris saja yang berlainan style-nya. Perbedaan pemakaian titik dan koma pada angka pun demikian. Style yang dipakai di Indonesia mengikuti style yang ditinggalkan Belanda. Seribu ditulis satu titik nol nol nol, bukan satu koma nol nol nol. Dan ini kadang membingungkan dan berpotensi menyebabkan error perhitungan.


