Corat-coret Anto S. Nugroho

Paper survey, Trip Report, Summary

J dan 7

Ditulis oleh Anto Satriyo Nugroho di/pada Februari 29, 2008

Apa hubungan antara J dan 7 ? Nggak ada yang bisa menjawab, kecuali Tika. Emaknya pusing, bapaknya juga pusing. Tika diajari membaca A, B, C, sampai Z. Tapi setiap dikasih tebakan, ini huruf apa ? Jawabnya selalu “J”. Demikian juga untuk angka. Setiap dikasih tebakan, ini angka berapa ? Jawabnya selalu “7″. :D Sepertinya harus ada strategi khusus mengenalkan huruf dan angka ke Tika.

Sebenarnya sih, saya sendiri tidak terlalu khawatir, karena Tika masih umur 3.5 tahun. Saya dulu belajar membaca juga kelas 1 SD. Tapi beban pelajaran SD di Indonesia saat ini yang terlalu berat membuat para orang tua stress juga. Kalau dulu pelajaran baca tulis diberikan saat kelas 1 SD, saat ini sudah diberikan sejak playgroup, dan saat masuk SD sudah bisa baca tulis. Kenapa ya, mata pelajaran di SD jaman sekarang demikian beratnya ? Apakah karena orang ingin melihat anak-anak itu di waktu kecil sudah demikian “cerdas”-nya, demikian “genius”-nya ?

Ataukah pelajaran SD dibuat sangat berat, karena untuk menyesuaikan dengan perkembangan jaman, yang makin lama makin menuntut penguasaan ilmu tinggi di usia dini. Tapi kalau melihat mata kuliah di universitas rasa-rasanya tidak jauh berbeda. Dari dulu sampai sekarang juga hampir sama. Berarti kalau dibandingkan dengan katakanlah 10 atau 20 tahun yang lalu, peningkatan beban terlihat paling besar pada kurikulum SD. Mengapa demikian ? Entahlah, saya belum tahu jawabannya.

Satu Tanggapan ke “J dan 7”

  1. regsa berkata

    Playgroup ato TK bukankah untuk belajar bersosial yang dibalut dengan bermacam permainan kenapa sudah dibebankan kurikulum yang belon saatnya diterima anak seumur itu .

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>