Saat mereka kangen dengan bapaknya
Ditulis oleh Anto Satriyo Nugroho di/pada Agustus 13, 2009

Saat-saat indah di rumah adalah menemani anak-anak bermain, bercerita untuk mereka sebelum tidur.
1. Tika
Tika waktu tidur mengigau “bapak…bapak” (5 Agustus 2009) Kebetulan sorenya saya berangkat ke Jakarta. Kasihan, kangen dengan bapaknya sampai kesebut-sebut waktu tidur.
Tika: “bapak…besok, terus besoknya lagi bapak di rumah. Terus besok, besok, dan besoknya lagi bapak kerja ya. Kerja yang keras ya pak, karena Tika pengin beli pastel. Nanti kita nggak usah kemana-mana,…bapak ibu, Tika dan dik Alya di rumah saja, biar uangnya nggak habis.” (25 July 2009)
Suatu pagi, saya harus berangkat kerja ke luar kota pagi-pagi banget. Tika masih tidur, sehingga saya nggak sempat pamitan. Khawatir kalau terbangun. Waktu Tika bangun, dia mencari-cari, koq bapak nggak ada di sebelahku ya. Ibunya menjelaskan “Bapak udah berangkat tadi pagi”. Tika diam saja, dan membalikkan badan, membelakangi ibunya. Tahu-tahu terdengar suara isak pelan-pelan. Pundak Tika bergerak-gerak. Ibunya tanya “Kenapa koq menangis, nduk ?” (16 July 2009)
2. Alya
Suatu sore, saya berangkat kerja ke Jakarta. Paginya Alya waktu bangun, thingak-thinguk, tengok kiri, tengok kanan..”bapak…bapak”. Sepertinya masih kangen, masih pengin main dengan bapaknya. (5 Agustus 2009)
Alya sedang melihat buku tabungan….”Hm…bapak ini ngapain aja sih. Koq tabungannya gag nambah-nambah”




sedjatee berkata
ups… ngelihat anak orang, jadi ingat anak sendiri… ngelihat bini orang, jadi lupa bini sendiri… hehehe… enggak kok… salam sukses….
sedj
http://sedjatee.wordpress.com
Rini Widjajanti berkata
De’Anto, ikut bahagia dan bangga melihat de’ Anto dan keluarga…
Soen, peluk buat 2 buah hati yg cantik2 itu ya…