Mengajar anak berhitung itu ternyata tidak mudah
Ditulis oleh Anto Satriyo Nugroho di/pada Agustus 24, 2009
Saya mencoba mengajar Tika berhitung, tetapi ternyata tidak semulus yang saya kira. Jalan fikiran anak-anak ternyata kadang di luar dugaan.
PEMBAGIAN
Bapak: “Tika, bapak punya Nugget 4. Kalau dibagi untuk dua, untuk bapak dan Tika, mbak Tika dapatnya berapa buah ?
Tika:”Tika dapat dua”
Bapak:”Pinter…Nah, sekarang kalau 4 nugget itu mau bapak bagi untuk mbak Tika, adik Alya, Ibu dan Bapak. Mbak Tika dapat berapa ?”
Tika: “Dua buah, pak. Bapak dua buah, ibu dan adik berbagi yaa…”
Bapak: “Lho…koq Tika dapat dua ?”
Tika: “Iya..Soalnya aku biasa makan dua buah, pak”
PERKALIAN
Bapak: “Tika…bapak mau membagi nugget nih. Dua buat Tika, dua buat dik Alya, dua buat ibu dan dua lagi buat bapak. Jadi semuanya berapa buah hayoo ?”
Tika: sibuk mengacungkan dua jari telunjuk dan tengah, tangan kiri dan kanan, terus teriak “Bapak….mana jari bapak ?”
Ehm…mengajar berhitung anak memang tidak semudah yang dikira.



Ika berkata