Corat-coret Anto S. Nugroho

Catatan kehidupan

  • Corat-coret Terbaru

  • April 2010
    S S R K J S M
    « Mar   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  
  • Kategori

  • Arsip

Suatu hari di gubuk kami

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada April 21, 2010

  1. Tika belajar menulis sendiri. Ibu menyuruh Tika supaya menulis huruf kecil, bukan huruf kapital…tetapi ternyata Tika tetap saja menulis huruf kapital, hanya ukurannya yang dikecilkan. wkwkwkwk :)
  2. Suatu saat, kami berempat berenang berempat di Hotel Sunan. Ine belajar berenang di kedalaman 1.7m, meluncur menuju ke arahku yang berjaga di pinggir. Tika dan Alya menonton di pinggir kolam renang. Saat sampai, Ine kemudian memelukku agar tidak tenggelam. Eeh…Tika ketawa terpingkal-pingkal di pinggir “Hahahahaha…kayak suami istri…..hahahaha” ……wakakakaka…yang lucu itu kamu Nduk..Emangnya bapak ibu ini bukan suami istri ? :D
  3. Alya tadi pagi bangun, sambil garuk-garuk nyari-nyari “adekku pengin senam sama bapak anto…mana bapak anto ….?” Lantas diingatkan kalau minggu ini “bapak anto” nggak pulang ke rumah. Barangkali itu yg menyebabkan Alya nggak mau ditelpon “bapak anto” (18 April 2010)
  4. On the phone bapak ke Alya: “adik…kangen sama bapak nggak ?” Alya:”nggaak” Waaaaaa :(
  5. “….But how I miss the girl, And I’d go a million times around the world just to say, She had been mine for a day”….. (Dad’s song for Sekar & Puspa, April 16 at 8:39pm)
  6. Tika-Alya-Ine ke Jogja naik kereta prameks. Alya sibuk makan snack, Tika menghadap jendela kereta dan nyanyi “Ibu Kartini” keraas baanget (padahal di depannya ada mhswi sedang belajar). Emaknya BB-an. (April 14 at 7:32am)
  7. Bapak telpon dengan Alya, “Adek…bapak punya lagu nih” Alya: “wa alaikum salaaam” dan telpon dikasih ke ibunya. Wah…jaan..bapak nggak dikasih kesempatan. Terus minta disambungkan dengan Tika, tapi dari seberang terdengar suara “Aku baru konsentrasii” …wah…ditolak juga…..(^^;  (April 13 at 7:01pm)
  8. Masih kebayang suasana rumah: Tika asyik mewarnai, Alya belajar bernyanyi “Bulan sabit di awan, Laksana prahu emas, Berlampu bintang, Berlaut langit, Jauh di angkasa luas, Betapa senang hatiku rasanya, Menjadi nahkoda di sana”. (April 12 at 5:19am)
  9. Sabtu 10 April 2010. Saat hari sudah malam,  aku ajak anak2 tidur dg memutar lagu2 lembut. Kata ine, ternyata aku tidur duluan, sementara tika-alya habis itu turun bed & main sandiwara, lompat2, tebak2an dll sampai larut malam
  10. kami bersepeda menaiki jalan tanjakan, dia bersepeda di seberang kiri sedangkan aku di sisi kanan, aku membawa kardus untuk mengepak barang, kulambaikan tangan padanya, tapi kardus sial itu masuk ke jeruji sepeda, dan jungkir baliklah aku di jalan (Nagoya, 1999)
About these ads

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: