Senin pagi. Membuat To Do List dalam seminggu ini. Membaca bismillah, mensyukuri nikmat yang diberikan-Nya sehingga hari ini masih bisa melihat indahnya dunia, nikmatnya badan sehat, indahnya math, indahnya programming, dan nikmatnya indomie 2 bungkus + 1 telor. Hari-hari ke depan adalah saat kita menuliskan diary kehidupan kita, yang tak akan bisa dihapus dan direvisi lagi. Mari kita tuliskan bait-bait indah, agar hidup kita jadi “berwarna” dan bermakna. Good morning !
Arsip untuk November, 2011
Senin pagi di Jakarta
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 28, 2011
Ditulis dalam gado-gado | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ritual Jumat Pagi
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 25, 2011
Pagi ini saya mengikuti lagi ritual Jumat pagi yang sudah lama sekali tidak saya lakukan, yaitu lari/jalan mengelilingi Monas. Bersama mas Made, mbak Vitri, mas Hari dan Yuki, kami jalan kaki menuju Monas dan kemudian olah raga jogging mengelilingi Monas. Karena lama tidak berolah raga, pagi ini saya baru berani jalan cepat mengelilingi Monas sekali, dan selanjutnya lari-lari kecil mengelilingi Monas sekali lagi. Biasanya kami lari di lingkaran tengah. Tetapi karena pagi ini bertepatan dengan hari guru, lapangan tengah dipakai untuk upacara peringatan hari guru. Akhirnya kami memakai lintasan paling luar, yang lumayan panjang radius-nya. Usai lari pagi, kemudian memijat telapak kaki dengan berjalan di atas batu-batu yang tersedia di area yang teduh oleh pohon. Pulangnya saya makan bubur ayam Cianjur dan es kelapa muda di gang kecil dekat BSM. Olah raga seperti ini sangat penting, terutama bagi saya yang sudah usia lewat 41 dan punya hipertensi. Sebelumnya saya rutin berenang di Sari Pan Pacific, tetapi karena belakangan tarifnya naik, saya tidak memperpanjang membership. Tak mengapa, tak ada air, tanah pun jadi. Tak dapat berenang, jogging pun jadi. Semoga minggu-minggu depan bisa lebih sering jogging, karena tugas mengajar semester ini sudah selesai.
Ditulis dalam gado-gado, kesehatan | Tinggalkan sebuah Komentar »
Mainan lampu dari bapak
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 25, 2011
Kemarin sore saat jalan-jalan di Glodok Elektronik, saya tertarik saat melihat bola lampu kecil. Lampu ini mengingatkan saya akan kenangan manis saat masih kecil dan tinggal di Badran (Solo), ketika usia saya masih sekitar 5 atau 6 tahun. Bapak sering membawakan oleh-oleh berupa bolam lampu kecil, kemudian dirangkaikan dengan battery sehingga menyala. Baterey-nya disambung-sambungkan dan dibungkus dengan kertas kemudian diikat dengan karet gelang. Kabel disambungkan kedua kutub dan disambungkan ke lampu. Masih ingat betapa kami kegirangan saat melihat lampu itu menyala. Mainan yang sederhana tapi mengingatkan kami akan kenangan indah, kasih sayang dan perhatian dari bapak dan ibu. Bapak adalah orang Jawa asli dengan gaya berfikir khas orang Jawa yang suka dengan simbol dan tirakat. Kalau melakukan sesuatu sering diikuti dengan niat dan doa. Mungkin saja beliau saat itu memilihkan mainan lampu itu dengan niat dan doa agar kelak hidup kami terang benderang di masa depan. Ya Allah, terima kasih telah kau anugerahkan kami kenangan indah di masa kecil dari kedua orang tua kami. Ampunkanlah mereka dan lapangkanlah kubur mereka. Terimalah amal ibadah orang tua kami, dan kasihilah sebagaimana mereka mengasihi kami sejak kami masih kecil. Amiin.
Ditulis dalam keluarga | Tinggalkan sebuah Komentar »
Indahnya Senja Syahdunya Maghrib di kampus kami
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 25, 2011
Kemarin sore saya selesai mengajar matakuliah Datamining di Universitas Al Azhar Indonesia sekitar saat Maghrib. Kebetulan saya berada di halaman depan masjid saat Adzan berkumandang. Sejenak saya terpana menikmati indahnya saat Maghrib tiba. Di saat matahari mulai tenggelam di ufuk barat, kita dipanggil untuk bersujud kepada-Nya. Hayya Alash Sholah, Hayya Alal Falah…Marilah kita sholat, Marilah kita menuju kemenangan. Makna yang indah dari sebuah adzan. Sesibuk-sibuknya kita dengan urusan dunia, entah kebahagiaan, entah kesedihan, entah kesuksesan, entah kegagalan, tapi kita diingatkan pada waktu-waktu tertentu agar kembali tersungkur dan bersujud di hadapan-Nya. Kita diingatkan bahwa ibadah itu adalah awal dan modal untuk mengarungi kehidupan. Kita diingatkan bahwa setiap kesulitan pasti ada solusinya. Allah telah memilihkan waktu-waktu yang tepat dan mengandung makna bagi kita untuk menunaikan ibadah sholat. Maka, di saat kita lelah dari bekerja, belajar, mencari nafkah, menunaikan kewajiban sehari-hari, Dia pun memberikan pemandangan yang indah. Matahari mulai tenggelam, senja pun datang, Adzan pun berkumandang. Subhanallah.
Ditulis dalam Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »
Eksploitasi Anak: sampai kapan akan berakhir ?
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 25, 2011
Petang hari kemarin saya lewat jembatan di depan Sarinah, dan terhenti saat melihat anak ini. Saya mencoba menyelami jalan pikiran dan perasaan anak ini, dan merasa iba. Di saat anak-anak seusia dia dapat tersenyum, bercanda ria dengan kawan-kawannya, entah di rumah atau di sekolah, anak ini duduk di atas jembatan mengumpulkan recehan uang yang diberikan kepadanya. Di saat anak-anak saya bisa tertawa riang dalam canda dengan ibu bapaknya, anak ini melewatkan petang sendirian di atas jembatan di jalan utama ibu kota. Kadang terserang angin dingin, hujan, bermain-main di pinggir pagar jembatan yang sangat berbahaya. Seringkali ada pemberitaan bahwa anak seperti ini memang sengaja dieksploitasi untuk mendapatkan sedekah dari orang yang merasa iba kepada-nya. Dalam bentuk lain, kadang saya lihat anak usia 4 tahun berjualan mainan seharga Rp 10 ribu. Kasihan engkau, Nak. Kehilangan masa kecilmu, karena eksploitasi orang-orang dewasa yang tega membiarkan anak usia balita untuk melewatkan malam kejam di jalan raya. Entah sampai kapan nasib mereka akan berubah ke arah yang lebih baik ?
Related Links: http://asnugroho.wordpress.com/2011/10/06/stop-eksploitasi-anak/
Ditulis dalam potret Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »
Jadwal Prambanan Ekspress (Pramek) Solo-Jogja
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 23, 2011
Berangkat dari Solo Balapan menuju Jogjakarta (updated 22 Nov 2011)
05.30 06.30 09.10 10.00 11.30 12.30 15.10 16.10 17.41 19.35
Berangkat dari Yogyakarta (per 1 Desember 2011)
05.15 06.45 08.00 09.30 10.30 13.30 14.30 16.15 17.30 19.00
Madiun Jaya Yogyakarta-Solo
08.50 (AC Rp 20 ribu) 12.00 (AC Rp 20 ribu)
Madiun Jaya Yogyakarta-Madiun
10.10 (Rp 30 ribu) 16.05 (AC Rp 50 ribu) 18.00 (Rp 30 ribu)
Ditulis dalam Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »
Kerbau ngambek
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 23, 2011
Hari ini ada kehebohan di kompleks rumah kami di Solo. Seekor kerbau besaaaar tiba-tiba masuk gang dimana rumah kami berada. Kerbau itu rupanya sedang ngambek. Pemiliknya kemudian menyusul pakai sepeda motor, berlari-lari bawa ranting dan berusaha membujuk-bujuk kerbaunya agar mau diajak pulang. Akhirnya si kerbau itu mau juga diajak pulang. Entah…apakah pulangnya dengan digandeng, atau diboncengkan sepeda motor.
Ditulis dalam Indonesiaku, potret Indonesiaku | 1 Komentar »
Indahnya Alam Sunda dari balik jendela kereta
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 19, 2011
Sore ini saya naik kereta dari Bandung menuju Solo, melewati ngarai, lembah nan indah. Saya ambil beberapa gambar dari balik jendela kereta. Walau kurang tajam, tapi keindahan alamnya membuat hati jadi sejuk dan temaram.
Ditulis dalam Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »
Masa kecil kami yang indah
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 17, 2011
Foto-foto saat kami masih kecil, dan tinggal di Badran Kotta Barat. Rumah berdinding bambu, lampu yang berbagi antara meja dan kamar makan, tapi penuh dengan kasih sayang dari Bapak dan Ibu.
Ditulis dalam keluarga | Tinggalkan sebuah Komentar »
Ular Naga di Stasiun Balapan
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 15, 2011
Masih seputar susahnya memperoleh tiket kereta kemarin istri saya antri lagi di Stasiun Balapan untuk membeli tiket tgl.9 dan 11 Desember yad. Antriannya bukan main, seperti ular naga saja. Alya sudah rewel begitu dia tahu diajak antri lagi. Ternyata petugasnya memberikan jawaban yang sama dan membosankan:
- untuk tiket Desember, saat ini kami belum bisa melayani penjualannya karena sedang beralih ke sistem yang baru
- Silakan ibu bertanya ke 121 untuk mendapatkan informasi, kapan mulai bisa membeli tiket tsb.
Padahal kami sudah berulang kali telpon ke 121, dan mendapat jawaban:
- untuk tiket Desember, saat ini kami belum bisa memberikan informasi penjualannya karena sedang beralih ke sistem yang baru
- Silakan langsung ke loket, karena penjualan tiket kereta bisnis Jakarta-Solo untuk Desember dialihkan ke loket
Yak ! Kita sedang main ping-pong (^^;
Sepertinya PT KAI sedang mengalami masalah, sehingga penjualan tiket kereta bisnis menjadi sangat sulit. Padahal untuk tiket eksekutif class, lancar-lancar saja. Rasanya tidak mungkin gara-gara peralihan ke sistem yang baru, koq tiket kereta bisnis belum bisa dibeli sementara tiket kereta eksekutif lancar-lancar saja. Kalau sistemnya dalam proses transisi, tentunya yang kena dampaknya bukan hanya kelas bisnis, tapi juga eksekutif.
Mungkin ini akibat adanya pelarangan untuk menjual tiket berdiri, tiket restorasi, sejak 1 Oktober 2011 yll. sehingga kuota jadi sangat kecil. Memang sih, suasana dalam kereta menjadi jauh lebih nyaman. Tetapi perjuangan untuk memperoleh tiket kereta bisnis menjadi jauh lebih sulit karena demand jauh melampaui ketersediaan kursi. Sistem online yang diharapkan dapat membantu pelanggan menjadi tidak berfungsi, karena pelanggan diminta untuk datang ke loket.
Pulang naik kereta itu ….sesuatu yah (T_T)

Suasana antrian di Stasiun Balapan 14 November 2011. Kata orang di stasiun, antrian seperti ini hampir terjadi tiap hari !
Ditulis dalam potret Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »
Minggu di Jakarta
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 14, 2011


13 November 2011, hari Minggu yang saya lewatkan di Jakarta. Kebetulan saya kehabisan tiket kereta, sehingga tidak dapat kembali ke Solo. Pagi-pagi saya makan di Starbucks, sambil mengenang saat kami di Nagoya. Biasanya kalau hari Sabtu dan Minggu, saya, Ine dan Tika jalan-jalan dan sarapan di mister donut. Saya bawa buku, Tika asyik mainan dengan ibunya. Kali ini terpaksa saya sendirian saja, ditemani buku bacaan yang sangat saya suka: Digital Image Processing
Karena jarang sekali melewatkan Minggu pagi di Solo, saya ambil beberapa gambar yg mewakili Jakarta di Minggu pagi: jalan Thamrin yang bebas motor dan mobil, penuh dengan orang naik sepeda dan jalan kaki. Bundaran HI yang jadi melting pot.
Usai sarapan, saya kemudian ke Blok M, menengok tante saya. Sudah lama saya tidak bertemu beliau, yang bagi saya sebagai ibu saya di Jakarta. Dulu saya tinggal di rumah beliau saat masih belajar bhs Jepang (89-90). Sampai di rumah tante, saya diajak ikut ke resepsi nikahan tetangga. Aduuh.. padahal saya pakai kaos, dg sepatu putih, kaos kaki hitam yg gak seragam kiri-kanan, berlubang lagi. Saltum !!! Untunglah tidak ada org yang memperhatikan kaos kaki dan sepatu saya sepanjang hari itu.
Usai kondangan, ikut pertemuan keluarga, dan kemudian menengok adik yg kos di daerah Setiabudi.
Ditulis dalam keluarga | Tinggalkan sebuah Komentar »
Supervised thesis topics in 2012
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 12, 2011
The following are thesis topics for students (SGU & UAI) who want to conduct graduation research under my supervision in 2012.
- Automated Malaria Diagnosis System from Microscopic Images obtained from Thin Blood Smears (partially supported by Research Grant from Indonesian Ministry of Research and Technology, 2011)
- Indonesian Automated Document Reader for People with visual impairment (collaborative research)
- Optical Character Recognition
- Text Summarization
- Text to Speech Synthesizer
- Language Model for Indonesian OCR Post Processing
- Speaker Diarization for Meeting (part of BPPT’s Perisalah project)
- Toward Multimodal Biometrics (part of BPPT’s e-KTP project)
- Automated Fingerprint Identification System
- Iris Recognition System
- Automated License Plate Recognition System (collaborative research by BPPT and Polda Metro)
Ditulis dalam research | 1 Komentar »
Anakku sudah 4 dan 7 tahun
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 12, 2011
Lama sekali saya tidak mengupdate catatan celoteh dan perkembangan Alya dan Tika. Terakhir catatan saya adalah pada 5 Agustus 2011. Setelah itu kebetulan kesibukan rutinitas harian membuat saya tidak sempat lagi mengupdate di blog. Sebagai gantinya saya memanfaatkan twitter dan facebook untuk mendokumentasikan keseharian kami.
Semoga kelak catatan bapak ini berguna bagi kalian saat sudah besar ya nduk > Alya & Tika.
- Nduk, beginilah bapakmu tiap akhir pekan. Mudik menempuh ratusan km untuk bisa mencium pipimu, sayang2ku (12 Aug 2011)

- Bapak: “Siapa yg mau mijatin bapak ?” Alya:”nggak adaaa” (T_T) (13 Aug 2011)
- Pagi-pagi udah pegang gergaji, bukan sdg acting film “I know what you did last summer”, tapi memotong bambu yg terlalu panjang untuk memasang umbul-umbul 17-an. Tika & Alya senang bgt saat umbul2 & bendera terpasang di depan rumah. (14 Aug 2011)
- PR Tika: 1)sebutkan ciri anak perempuan! dijawab: rambut pjg, pakai rok, pintar. 2)sebutkan ciri anak laki-laki! dijawab: rambutnya pendek, tulisannya merot. *wkwkwkwkwkwkwkwk* (24 Aug 2011, 5.58am)
- Protes tertulis Tika: Ibu tidak boleh bilang “Tulisanmu jelek”
- mengajar Tika mengerjakan PR PKn dan matematika, mengajar Alya menggambar ikan. Tika senang sekali “Kita belajar sama bapak ya, dek. Bapak kan pak Guru” ….jadi terharu (26 Aug 2011, 11pm)
- Belanja ke warung, ternyata Tika sudah menyiapkan daftar yang ingin dibelinya. Mie, permen, susu kecil, yakult, fitacam
, jajanan sneck
(August 27 at 2:27pm)
- menyelimuti anak2, memadamkan lampu, meninabobokkan dg “somewhere out there beneath the pale moon light, someone thinking of me and loving me tonight..” (August 28 at 2:42am)
- patah hati adalah perasaan seorang bapak saat minta agar pipi dicium anaknya, tapi ditolak (31 Aug 2011)
- Alya kemarin berbisik “Pak, adek kangen sama bapak” …sabar ya Nduk (T_T). Dan di rumah, kacang 1/4 toples basah. ternyata abis diemut Alya. ktnya biar empuk! …wkwkwkwkwk
(6 September 2011, 6.53am) - *boncengin Tika di motor, jemput pulang sekolah* Bapak: “tika seneng nggak kalau bapak di rumah ?” Tika:”Iya, pak…seneng !!!”. Bapak:”Kenapa emangnya ?” Tika: “Karena bisa diajak main monopoliiiii…” *tancap gas* (10 September 2011, 10.05am)
- Alya: “Bapaak….dengerin adik ! Kalau bapak mau belajar yang benar, bapak harus latihan…” “baik, nduk” wkwkwkwkwk (17 September 2011, 13.53)
- Tika menulis di buku diary, di area fashion news: “hari ini bergaya cantik” waduh, *tepok jidat*. Iya sih ya…anakku perempuan, sudah mulai perhatian dengan gaya. Adiknya yg umur 4 tahun pun begitu, “Pak, coba pak pegang pipi adek. Halus kaaan ?” (17 September 2011, 10.09pm)
- Tika ngasih lotion ke tangan bapak & bilang “Bapak ki koq ireng buanget” (Bapak koq hitam banget sih pak…) ….wkwkwkwk (18 September 2011, 1.14pm)
- Catatan Tika (18 September 2011, 1.28pm)

- Tika cerita kl ada teman sekelasnya yg sering baik hati. Wkt Tika jatuh, dia yg nolong. Wkt jatuh lg dan lecet, dia yg ambilin obat. Trus saat ga dpt kue, dia merelakan jatahnya utk Tika. Plg blm djemput, dia jg ikut nunggu. Siang ini si baik hati memberi pin brtuliskan “Love”. Kata Tika, “Nih buat ibu aja! Aku ga mau pake”.. (26 September 2011)
- Tika diharuskan mengikuti setidaknya satu kegiatan ekstra kurikuler di SD-nya. Fikir sana fikir sini, akhirnya dia milih TEATER ! Bikin kaget bapak-ibu aja, Nduk.
(1 October 2011) - Semalam Alya bilang ke ibu “Bu, adek udah besar. Besok kalau sekolah gak usah ditungguin ya”. Ibu:”Wah, bagus nduk” Alya:”Iya bu…tapi besok ibu jaga di depan kelas saja” ……wkwkwkwkwk… “Jaga di depan kelas” sih sama dg “nungguin”, dek. (3 October 2011)
- Tika dapat soal : “Tika membeli telur 10. Lalu dimasak 3 butir. Telur Tika tinggal…”
Oleh Tika diisi “3″. Saat diminta ibu u/ menjelaskan, katanya yang dimakan Tika kan yang matang saja…berarti 3 buah telur. Sedangkan yang mentah gak dianggep sama Tika…karena itu yg 7 diabaikan, seolah tidak ada. (^^; (3 October 2011) - Teman cowok bilang di depan kelas “Tika kamu koq cantik sih ?”, ya terang aja anakku jadi malu banget. Atau ada juga cowok lain yg memberikan pin dengan gambar hati. (5 October 2011, 07.03am)
- Dulu Tika, kemarin Alya. “Bu, Vero itu sukanya main dengan Cherris….*diam*….tapi Jeje itu suka ngejar-ngejar adek”. Bukan “ngejar” karena naksir ke dek Alya, tapi ini kejar-kejaran benar di kelas (^^; (6 October 2011, 7.18am)
- Alya kalau nyanyi Head Shoulder Knees n Toes: “HELL..shoulder knees entous.”
(October 6, 2011, 4:26pm) - soal IPA: Kucing makan… Tika menjawab “whiskas/friskas” (7 October 2011)
- Membaca jawaban Tika di soal2. PKN jadi geli: “Putu, Nyoman, Made dari suku mana ?” Tika: “Sunda” …wkwkwkwk. “Suku Asmat berada di …” Jwb: “Jawa Pinggir” ….wkwkwkwk. Jawa Pinggir itu mana ya nduk ? (9 Oct 2011)
- Tika bikin kaget ibunya dengan bertanya “Bu…ibu dulu suka lelaki ?” Ibu kaget “Lha iya, dong…bapakmu itu”
(14 Oct 2011) - 14 october 2011. Tika besok ujian tengah semester bahasa daerah (Jawa) dan seni. Ujian Seni-nya diminta menyanyikan lagu kodok ngorek sambil loncat-loncat (gerak & lagu). Ya sudah, mari kita belajar tebak-tebakan bahasa Jawa, nduk. Sekali menjawab salah, di-”hukum” loncat-loncat sambil nyanyi kodok ngorek (sekalian belajar u/ mata pelajaran Seni).
- 15 October 2011. Terpaksa pakai lipstik, demi membuat cap bibir dari bapak-ibu-dik Alya di kartu ulang tahun Tika besok…demi anak (T_T)
- Di rumah, Tika, Alya dan Ibu bertiga. Tika jalan cepat sambil berkata,”Iya..iya.. ini miss Tika lewat dulu ya..haha..hihi..” Ibu tanya ke adek:”Al, mba Tika ngopo to kuwi?” Alya jawab,”Mb Tika lg dikerubuti temen2ku” **kompak berimajinasi** (20 October 2011)
- Sabtu pagi, dijemput Ine dan Alya di depan Stasion Balapan, setelah mengantar Tika sekolah ke SD Cemara Dua. Suatu kebetulan bhw SD Cemara Dua terletak sangat dekat dengan Stasiun Balapan (kurang dari 1 km)

- Tika dibikin jengkel oleh teman sekelasnya, karena dibilangin “Tika….I love you”. Juga kalau Tika lewat di depannya, anak itu bilang “..sayaang…”. Tika langsung jengkel dan gemas “hiihh…… !!!!” sambil geleng-geleng kepala keras. Mungkin jengkel. Lucu kalau dengar ceritanya. Nanti kalau udah remaja, ada yang mau pdkt, biar diuji bapak dulu ya Nduk……ujian lisan di tempat. (29 October 2011)
- Sebelum tidur, Tika dan Alya ping suit dulu untuk menentukan, apakah mereka akan tidur malam di kamar bapak-ibu, ataukah tidur di kamar mereka sendiri yg warna pink dindingnya. Tika ingin tidur di kamar besar, sedangkan Alya ingin tidur di kamar pink. Tapi Alya selalu kalah, karena sebelum ping suit, dia selalu pengumuman dulu: “Nanti aku mau ngeluarin jempol, mbak Tika ngeluarin kelingking yaa” (^^; (31 October 2011)
- Sabtu, 5 November 2011. Saya temukan secarik kertas di meja kerja saya. Terdapat tulisan Tika “Ayah betapa aku mencintaimu”. Terharu saya membacanya. Sepertinya tulisan itu dibuat karena terinspirasi oleh video bagus di youtube. Bapak pun mencintai kalian Nak.

- Minggu 6 November 2011, kami sholat Iedul Adha di masjid An Nur, kemudian siangnya naik Bendi di Manahan


- pernah saat aku pulang ke rumah, Alya melihatku berbinar-binar dan bertanya “bapak bawa apa ?”. Saat itu sedih rasanya, karena aku tidak membawa buah tangan. Padahal buah tangan bisa saja dibuat sendiri dan tidak harus beli. Gambar, origami, komik yg dilukis sendiri… (^^; (14 November 2011)
- Saat tahu saya beli pistol gelembung sabun, Tika langsung histeris girang “lho…itu bukannya dulu aku nggak dibolehin bapak beli pistol gelembung sabun bu ? Waah…aku akhirnya mendapatkan sesuatu yang sangat spesial” Ternyata saya lupa kalau dulu pernah menolak membelikan barang yang sama, karena mahal. Kena tegur emaknya Alya-Tika deh karena nggak konsisten
Lain kali saya harus bikin list barang yang pernah saya larang untuk beli. (15 Nov 2011, 07.50am)
Ditulis dalam keluarga | Tinggalkan sebuah Komentar »
Susahnya pulang ke rumah (^^;
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 11, 2011
Entah kenapa, pembelian tiket kereta bisnis Senja Utama bulan Desember sampai hari ini H-20 masih belum bisa di lakukan. Peraturannya tiket hari H bisa dibeli mulai H-30. Kereta eksekutif tidak masalah, penjualannya seperti biasa. Tetapi khusus tiket bisnis Senja Utama bulan Desember, sampai 11 November 2011 masih belum bisa dilayani, sehingga sampai hari ini saya belum bisa beli tiket untuk bulan Desember. Katanya, karena ada penjadwalan ulang. Kapan bisa beli untuk bulan Desember ? Kata petugas loket, diminta untuk menanyakannya by phone ke 121. Tapi kalau saya tanya ke 121, jawabannya sama, dan diminta untuk menanyakan ke loket. Ya, mereka bawahan sih ya, yang nggak bisa menjawab selain informasi yg diberikan ke mereka. Atau mungkin diarahkan biar tiket eksekutif habis dulu semua, baru tiket bisnis dibuka ? Adakah jalan untukku agar bisa pulang ke rumah (=Solo) hari ini ? Quo Vadis PT KAI ?
Seribu jalan menuju ke Roma, seribu cara mudik ke Solo. Berikut lima di antaranya:
- Senen-Semarang dg Gumarang, 17.30-01.30. Ganti bus Sumber Kencana jam 2am, sampai Solo jam 4 pagi.
- Senja Semarang, 19.20 dari Senen, 03.30 sampai Smg. Ikut PATAS pk 04.00, sampai Solo 05.30.
- Senja Jogja dari Senen 19.30, sampai Jogja 05.00, ganti Prameks 05.30, sampai Solo 06.40.
- Senja Utama Solo, dari Senen 20.10, sampai Solo …di atas jam 7, kadang lewat jam 8.
- Kereta Ekonomi Bengawan, dari Tanah Abang 1.30, Manggarai 19.45 dan Jatinegara 20.00. Sampai Solo sekitar 08.00 Kembali ke Jakarta sekitar 16.45 dari Solo, sampai Jatinegara kalau normal antara pk. 04.00-05.00
Bonus Foto:
Suasana di Stasiun Senen Jumat malam saat menunggu kereta yang membawa pemudik kembali ke Solo, Semarang, Yogya, dsb.
suasana di dalam kereta kalau malam. Tidur bergelimpangan di bawah. Jangan salah kira bahwa tidur di bawah ini tidak nyaman. Justru kalau naik kereta bisnis, paling nyaman itu tidur di bawah beralaskan tikar atau surat kabar. Punggung bisa lurus, dan benar-benar bisa istirahat dan tidur nyenyak. Kalau tidur sambil duduk di bangku, justru melelahkan. Cuma memang ada resiko-nya sih. Kadang ada tikus seliweran di atas kepala (tikus durhaka !!! ), atau yang paling sial kalau ketumpahan teh yang terguling gelasnya karena guncangan.
Anda bisa tebak ini dimana ? Ini di Yogyakarta. Kalau nggak percaya silakan ukur dengan cara ambil benang sepanjang 512 km tancapkan di Stasiun Senen, dan arsirlah lingkaran dengan radius tsb. Ambil benang satu lagi sepanjang 388 km, tancapkan di Surabaya dan lakukan hal yang sama. Kedua lingkaran akan bertemu di Yogyakarta.
Ditulis dalam Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »
Aang meraih penghargaan pemenang ke-2 TICA 2011
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 1, 2011
Selasa 1 November 2011 dini hari saya mendapat kabar gembira. Salah satu murid saya, Andree Ang Kisjanto Surya -biasa dipanggil Aang- meraih penghargaan pemenang ke-2, Tokyo Tech Indonesian Committee Award (TICA). Omedetou gozaimasu. Ini suatu capaian yang membanggakan. TICA (http://commitment.ppitokodai.org/) adalah program yang dirintis oleh mahasiswa Indonesia di Tokyo Institute of Technology Jepang untuk mendukung dan mempromosikan penelitian yang dilakukan oleh para mahasiswa di Indonesia.
Mahasiswa S1 yang menyelesaikan studi S1-nya di tahun 2011 diundang untuk turut berkompetisi dengan mengirimkan rangkuman penelitian thesis-nya dalam bentuk paper berbahasa Inggris 4 halaman. Paper itu kemudian dikirimkan ke salah satu dari 3 cluster: (i) Business, Social Science and Urban Planning (ii) Electronic-Electrical and Information Technology (iii) Applied Science and Technology. Riset yang terbaik akan mendapatkan reward dan juga dipublikasikan di majalah Inovasi Online PPI Jepang, serta akan dipromosikan ke para professor di Tokyo Institute of Technology. Tahun ini, adalah penyelenggaraan TICA yang kedua. Dari 64 paper yang diterima untuk 3 kategori, dipilih masing-masing 3 pemenang. Dua paper dari tugas akhir mahasiswa IT SGU ikut berkompetisi, dan salah satu di antaranya meraih penghargaan pemenang kedua untuk cluster Electronic-Electrical and Information Technology. Pemenang pertama dan ketiga berasal dari mahasiswa ITB group Dr.Trio Adiono (School of Electrical Engineering and Informatics, Electrical Engineering Department Institut Teknologi Bandung).
Tugas akhir Aang yang dikirimkan untuk berkompetisi di TICA dirangkum dalam paper berjudul EVALUATION OF FINGERPRINT ORIENTATION FIELD CORRECTION METHODS. Penelitian ini difokuskan pada bagian feature extraction sebuah Automated Fingerprint Identification System (AFIS) yang bertujuan untuk mengekstrak dengan baik orientasi ridge flow sebuah sidik jari (OF: Orientation Field). OF merupakan salah satu informasi penting yang dipakai untuk mengklasifikasikan sidik jari ke salah satu class: whorl, left loop, right loop, arch atau tented arch, sebelum dilakukan minutiae matching dari sidik jari tersebut dengan data yang tersimpan di database class yang bersesuaian. Salah satu kendala utama dalam ekstraksi OF adalah kualitas citra sidik jari yang kadang kurang bagus. Masalah ini merupakan hal yang serius di Indonesia, karena banyak dari penduduk Indonesia yang bekerja sebagai tani, buruh dsb. sehingga kualitas OF nya kurang bagus. Studi yang dilakukan Aang bertujuan memperbaiki kualitas estimasi OF lewat pendekatan Weighted Least Square Regression, dan hasilnya diukur dari keberhasilan mendeteksi Singular Point pada sidik jari. Penelitian ini termasuk dalam rangkaian kegiatan riset AFIS, yang merupakan bagian dari program e-KTP di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
Ditulis dalam research | Tinggalkan sebuah Komentar »





















