Corat-coret Anto S. Nugroho

Catatan kehidupan

  • Corat-coret Terbaru

  • November 2011
    S S R K J S M
    « Okt   Des »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Kategori

  • Arsip

Arsip untuk November 11th, 2011

Susahnya pulang ke rumah (^^;

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 11, 2011

Entah kenapa, pembelian tiket kereta bisnis Senja Utama bulan Desember sampai hari ini H-20 masih belum bisa di lakukan. Peraturannya tiket hari H bisa dibeli mulai H-30. Kereta eksekutif tidak masalah, penjualannya seperti biasa. Tetapi khusus tiket bisnis Senja Utama bulan Desember, sampai 11 November 2011 masih belum bisa dilayani, sehingga sampai hari ini saya belum bisa beli tiket untuk bulan Desember. Katanya, karena ada penjadwalan ulang. Kapan bisa beli untuk bulan Desember ? Kata petugas loket, diminta untuk menanyakannya by phone ke 121. Tapi kalau saya tanya ke 121, jawabannya sama, dan diminta untuk menanyakan ke loket. Ya, mereka bawahan sih ya, yang nggak bisa menjawab selain informasi yg diberikan ke mereka. Atau mungkin diarahkan biar tiket eksekutif habis dulu semua, baru tiket bisnis dibuka ? Adakah jalan untukku agar bisa pulang ke rumah (=Solo) hari ini ? Quo Vadis PT KAI ?

Seribu jalan menuju ke Roma, seribu cara mudik ke Solo. Berikut lima di antaranya:

  1. Senen-Semarang dg Gumarang, 17.30-01.30. Ganti bus Sumber Kencana jam 2am, sampai Solo jam 4 pagi.
  2. Senja Semarang, 19.20 dari Senen, 03.30 sampai Smg. Ikut PATAS pk 04.00, sampai Solo 05.30.
  3. Senja Jogja dari Senen 19.30, sampai Jogja 05.00, ganti Prameks 05.30, sampai Solo 06.40.
  4. Senja Utama Solo, dari Senen 20.10, sampai Solo …di atas jam 7, kadang lewat jam 8.
  5. Kereta Ekonomi Bengawan, dari Tanah Abang 1.30, Manggarai 19.45 dan Jatinegara 20.00. Sampai Solo sekitar 08.00 Kembali ke Jakarta sekitar 16.45 dari Solo, sampai Jatinegara kalau normal antara pk. 04.00-05.00

Bonus Foto:

Suasana di Stasiun Senen Jumat malam saat menunggu kereta yang membawa pemudik kembali ke Solo, Semarang, Yogya, dsb.

suasana di dalam kereta kalau malam. Tidur bergelimpangan di bawah. Jangan salah kira bahwa tidur di bawah ini tidak nyaman. Justru kalau naik kereta bisnis, paling nyaman itu tidur di bawah beralaskan tikar atau surat kabar. Punggung bisa lurus, dan benar-benar bisa istirahat dan tidur nyenyak. Kalau tidur sambil duduk di bangku, justru melelahkan. Cuma memang ada resiko-nya sih. Kadang ada tikus seliweran di atas kepala (tikus durhaka !!! ), atau yang paling sial kalau ketumpahan teh yang terguling gelasnya karena guncangan.

Anda bisa tebak ini dimana ? Ini di Yogyakarta. Kalau nggak percaya silakan ukur dengan cara ambil benang sepanjang 512 km tancapkan di Stasiun Senen, dan arsirlah lingkaran dengan radius tsb. Ambil benang satu lagi sepanjang 388 km, tancapkan di Surabaya dan lakukan hal yang sama. Kedua lingkaran akan bertemu di Yogyakarta. :D

Ditulis dalam Indonesiaku | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 75 pengikut lainnya.