Mainan lampu dari bapak
Posted by Anto Satriyo Nugroho pada November 25, 2011
Kemarin sore saat jalan-jalan di Glodok Elektronik, saya tertarik saat melihat bola lampu kecil. Lampu ini mengingatkan saya akan kenangan manis saat masih kecil dan tinggal di Badran (Solo), ketika usia saya masih sekitar 5 atau 6 tahun. Bapak sering membawakan oleh-oleh berupa bolam lampu kecil, kemudian dirangkaikan dengan battery sehingga menyala. Baterey-nya disambung-sambungkan dan dibungkus dengan kertas kemudian diikat dengan karet gelang. Kabel disambungkan kedua kutub dan disambungkan ke lampu. Masih ingat betapa kami kegirangan saat melihat lampu itu menyala. Mainan yang sederhana tapi mengingatkan kami akan kenangan indah, kasih sayang dan perhatian dari bapak dan ibu. Bapak adalah orang Jawa asli dengan gaya berfikir khas orang Jawa yang suka dengan simbol dan tirakat. Kalau melakukan sesuatu sering diikuti dengan niat dan doa. Mungkin saja beliau saat itu memilihkan mainan lampu itu dengan niat dan doa agar kelak hidup kami terang benderang di masa depan. Ya Allah, terima kasih telah kau anugerahkan kami kenangan indah di masa kecil dari kedua orang tua kami. Ampunkanlah mereka dan lapangkanlah kubur mereka. Terimalah amal ibadah orang tua kami, dan kasihilah sebagaimana mereka mengasihi kami sejak kami masih kecil. Amiin.