Corat-coret Anto S. Nugroho

Catatan kehidupan

Archive for Januari 7th, 2007

Tulisan tangan

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada Januari 7, 2007

Sore ini saya membalas beberapa kartu tahun baru dari teman-teman Jepang. Semakin terasa kalau kemampuan kanji saya menurun jauh dibanding saat masih sekolah dulu. Kalau membaca sih, saya nggak masalah. Tapi begitu harus menulis, saya berulangkali harus mengetik terlebih dulu di komputer, untuk mencari kanji yang harus dipakai. Bentuk globalnya saya masih ingat, tetapi detailnya kadang suka lupa. Juga setelah saya perhatikan, kualitas tulisannya yang dulu sudah jelek, makin jelek aja. Barangkali kalau sekarang nulis surat cinta memakai bahasa Jepang, nggak akan diterima yah :)

Sepertinya wapro (word processor) memang membuat orang malas mengingat stroke-stroke Kanji, karena terlanjur dimanja oleh kanji-henkan (kana-kanji converter). Saat mengajar di kelas pun, saya memakai power point dan jarang menulis di papan tulis. Kebetulan mata kuliah yang saya ajarkan mengenai programming, jadi jarang ada keharusan menulis kata-kata dalam bahasa Jepang. Yo wis…wes ewes ewes, bablas kanjine :)

Dulu saat kecil, tulisan saya demikian jeleknya, sehingga oleh bapak, saya dihukum menulis peribahasa memakai huruf latin tebal tipis beratus-ratus kali. Terfikirnya kelak kalau Tika sudah besar dan belajar nulis, mungkin satu waktu saya harus memberi hukuman yang sama pada Tika agar tulisannya bagus. Tapi gimana mau kasih hukuman ke anak, kalau tulisan bapaknya sendiri kayak cacing stress. :)

Ditulis dalam gado-gado | 5 Comments »

Mengirim barang memakai takkyubin

Posted by Anto Satriyo Nugroho pada Januari 7, 2007

Setelah survey beberapa alternatif penerbangan untuk pulang ke Indonesia, akhirnya kami memutuskan untuk memilih naik Garuda lewat Kansai Airport. Salah satu masalah yang kami fikirkan adalah bagaimana mengangkut barang dari apartemen di Nagoya ke Kansai Airport. Rasanya tidak mungkin kalau barang itu dibawa serta saat kami berangkat ke Osaka, karena space di shinkansen sangat terbatas. Jadi kami putuskan untuk mengirim barang itu ke hotel, memakai jasa takkyubin. Berikut adalah estimasi ongkos kirim, kalau memakai kuronekoyamato takkyubin.

  1. Asumsi : 4 koper, masing-masing berukuran 22 cm x 54 cm x 71 cm = 0.085 m3. Maksimal berat tiap koper 35 kg.
  2. Berat yang dipakai oleh kuroneko sebagai acuan, adalah mana yang lebih besar antara (a) 280 x volume koper dalam meter kubik atau (b) berat koper dalam kg. Untuk (a), 280 x 0.085 = 23.8 kg. (b) adalah berat koper, yaitu 35 kg. (b) lebih berat daripada (a), sehingga yang dipakai acuan adalah 35 kg
  3. Selanjutnya, mengecek tarif angkut dari Nagoya shi (Aichi Pref., 愛知県) ke hotel di airport. Tarif : 1750 yen.
  4. Karena ada 4 koper, berarti total ongkos kirim = 4 x 1750 = 7 ribu yen

Ditulis dalam persiapan pulang | Leave a Comment »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 99 pengikut lainnya.