Imunisasi Tika

DSCF3144Siang ini adalah jadwal Tika imunisasi DPT ke-empat (additional DPT). Di Jepang imunisasi DPT dilakukan 3 kali, dan setahun setelah imunisasi ke-3 baru diberikan imunisasi tambahan (DPT ke-4). Setelah itu, selesailah rangkaian jadwal imunisasi anak tahap I. Tahap selanjutnya adalah setelah anak berusia 6 tahun.

Imunisasi sebelumnya, Tika selalu kami bawa ke Nagoya City University Hospital karena di RS itulah Tika lahir, sehingga catatan medisnya lengkap. Tetapi saat kami terakhir ke sana untuk DPT ke-empat, ternyata peraturan sudah berubah. RS itu hanya memberikan imunisasi gratis untuk anak-anak yang bermasalah dalam pertumbuhannya. Sedangkan anak yang sehat, imunisasi DPT ke-empat tidak diberikan gratis, melainkan harus bayar. Kami direkomendasikan ke Klinik Yogo yang terletak tidak jauh dari rumah sakit itu.

Klinik Yogo terletak dekat dengan perempatan Sakurayama, di depan Sakurayama Kaikan. Saat kami masuk, suasana di dalam RS rasanya “kuno”. Maksudnya walaupun bersih, tetapi cat-nya calm, tidak meriah sebagaimana umumnya klinik anak. Setelah mengisi angket, kami diajak naik ke atas ke bagian dokter anak. Setelah menyerahkan boushitechou (buku Ibu dan Anak berisi catatan kehamilan ibu & pertumbuhan anak), kami diminta berada di ruang tunggu. Ternyata ruang tunggunya sangat menyenangkan. Kesannya tidak seperti ruang tunggu rumah sakit, melainkan taman bermain. Ada TV, boneka, balok-balok, kuda-kudaan dan aneka ragam mainan yang lain. Tika senang sekali, karena kalau di rumah ruangan bermainnya sangat sempit. Saat tiba giliran Tika, kami sempat waswas, jangan-jangan Tika akan menangis dan melawan. Soalnya sekarang Tika sudah dapat melawan kalau diminta melakukan sesuatu yang tidak disukainya (gosok gigi misalnya..hehehe). Ibu dokter yang menangani Tika ternyata tidak memakai seragam putih, melainkan pakaian rumah biasa. Barangkali ruangan dikondisikan agar tidak terkesan kaku seperti rumah sakit, melainkan seperti playgroup sehingga anak-anak tidak tidak merasa takut. Saat disuntik, Tika hanya mringis sedikit tapi sama sekali tidak menangis. Setelah 30 menit lewat, baru kami diperkenankan pulang. Saya tidak tahu bagaimana suasana klinik anak yang lain. Tetapi sejauh yang pernah saya lihat, klinik inilah yang suasananya paling menyenangkan. Andai saja diperbolehkan, saya pengin mengajak lagi Tika ke sini. Tapi tentunya bukan karena sakit, melainkan agar bisa main bebas di ruangan yang bersih, luas dengan mainan beraneka ragam. he he he 😀

Jenis imunisasi yang diberikan Tika adalah sbb.

  1. BCG (10 Februari 2005)
  2. DPT
    1. first term
      1. DPT I (16 Juni 2005)
      2. DPT II (21 Juli 2005)
      3. DPT III (27 Desember 2005)
    2. second term
      1. Additional DPT (3 Februari 2007)
  3. Polio
    1. Polio I (16 Mei 2005)
    2. Polio II (1 November 2005)
  4. Measles (29 November 2005)
  5. Rubella (27 Januari 2006)
  6. Mumps/Otafukukaze (24 Februari 2006)
  7. Varicella/Mizubousou (7 April 2006)

Alhamdulillah hampir semua imunisasi di atas dicover oleh asuransi, sehingga bisa gratis kecuali Mumps (9370 yen) dan Varicella (11,280 yen). Selain itu, sebenarnya masih ada lagi imunisasi yang lain yaitu Japanese Encephalitis (nihon nou-en). Tetapi pada 30 Mei 2005, pemerintah Jepang tidak menganjurkan lagi imunisasi ini karena belum dapat dijelaskannya keterkaitan antara vaksin yang dipakai dengan timbulnya efek samping ADEM (Acute Disseminated Encephalomyelitis) pada beberapa anak (ADEM adalah inflamasi yang terjadi pada sentral saraf sekitar spinal cord).

Link:

Jadwal Imunisasi di Indonesia : http://dranak.blogspot.com/2007/03/jadwal-imunisasi.html

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

3 Balasan ke Imunisasi Tika

  1. Liliek berkata:

    Melihat beberapa macam vaksinasi yang dilakukan terhadap mbak Tika, sepertinya tidak jauh beda dengan yang di Indonesia sesuai rekomendasi IDAI (Ikatan DOkter Anak Indonesia, http://www.idai.or.id/jadwal.htm).
    Sesuai rekomendasi tersebut ada yang diwajibkan dan dianjurkan. Hepatitis B (tidak/belum dilakukan) pada mbak Tika, di Indonesia merupakan vaksin yang diwajibkan. Mengapa di Jepang tidak ya?
    Sementara MMR demikian juga dengan varicela di Jepang diwajibakan (?), di Indonesia “sekedar” dianjurkan. Konon katanya sangat mahal.
    Jika hal tersebut karena kondisi lingkungan ( kebebasan suatu tempat karena tidak/ada nya penyakit tersebut) bagaimana semestinya ketika harus perpindah atau nantinya akan pindah? Apakah kemudian atau justru sekarang juga sudah membekali dengan vaksinasi terhadap suatu penyakit di negara yang akan dikunjungi/ditinggalinya nanti?
    Bagaimana rencana mas Anto untuk buah hatinya akan hal tersebut?
    Di Indonesia bisa dapat gratis meski tidak ikut asuransi lho, tp cuma untuk Polio.:)

  2. Ping balik: Hal-hal yang harus dilakukan saat akan pulang ke tanah air « Corat-coret Anto S. Nugroho

  3. Nova berkata:

    Mba, salam kenal ya,namaku Nova, sekarang lagi tinggal di Jepang, Saitama.
    Anakku ini juga mau aku suntikin imunisasi chicken pox dan mumps.
    Di Jepang ini MMR tidak diberikan sekaligus ya mba?
    Kemarin anakku udah dapet MR (Measles dan Rubela), yang ini mau Mumps sendiri. Tapi kok harganya mahal sekali ya?hehehe.
    Lalu varicela ini apa yg dimaksud chicken pox?

    Sekarang apa masih tinggal di Jepang?
    Terimakasih banyak nih.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s