Paper Interferon dipublikasikan oleh Springer Netherlands

Kemarin sore (22 Maret 2007) saya mendapat email dari Iwata Sensei, bahwa paper kami telah dipublikasikan oleh Springer. Tak berapa lama kemudian saya mendapat telpon dari Jun Yang, mahasiswa doktor di fakultas kedokteran Nagoya University, menanyakan rencana kepulangan saya. Jun Yang berterima kasih karena paper yang kami tulis ini dapat membantunya menyelesaikan studi doktoral di Fak.Kedokteran Nagoya University. Paper kami memang merupakan hasil kolaborasi dari lab. saya, lab. Prof.Iwata sbg. almamater saya dan lab. Prof. Yamauchi (Fak. Kedokteran Nagoya University).

Paper yang dipublikasikan oleh Springer dapat dilihat di http://www.springerlink.com/content/85404477jg235523/

Ringkasan isinya : Interferon adalah salah satu bentuk terapi yang populer diberikan kepada penderita penyakit Hepatitis C kronis. Tetapi karena pemakaian interferon ini senantiasa diikuti dengan resiko timbulnya berbagai efek samping yang memberatkan, untuk pemakaiannya diperlukan kehati-hatian. Studi ini membahas pengembangan prediktor keberhasilan terapi interferon berdasarkan hasil observasi terhadap diagnosa darah pasien dan informasi lain seperti misalnya HCV-RNA level, hepatobiopsy dsb. Observasi ini dilakukan sebelum interferon diberikan. Jika hasil prediksi menunjukkan bahwa terapi tsb. tidak dapat diharapkan memberikan hasil yg memuaskan, dokter tidak perlu melanjutkan dengan pemberian interferon, tetapi sebagai gantinya memberikan terapi yang lain yang lebih sesuai pada si pasien. Dengan demikian, efek samping yg tidak diperlukan dapat dihindarkan. Metode “prediktor” yang dipakai dalam sistem ini adalah Support Vector Machine (SVM), dan data yang diolah berasal dari hasil observasi terhadap sekitar 112 pasien yang berobat ke Nagoya University Hospital sejak tahun 1997 sampai 2004. Di tengah keterbatasan data yang ada, tingkat akurasi model yang dikembangkan berhasil mencapai level akurasi yang cukup baik, yaitu 84%. Diharapkan di masa depan, akurasi sistem ini dapat ditingkatkan dengan memakai data yang lebih baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya.

Pada paper tsb. saya berada di urutan kedua dari penulis, tetapi di papernya dijelaskan bahwa penulis pertama dan kedua memiliki kadar kontribusi sama terhadap studi tsb. Untuk komputasinya memang saya sendiri yang mengerjakannya, sedangkan Jun Yang dan dokter lain dari group Prof.Yamauchi mengerjakan pengumpulan data dan analisa hasil dari sisi medis. Kontribusi dari paper ini bukan terletak pada sisi metode-nya (houhouron 方法論), karena saya tidak memakai metode analisa baru. Kontribusinya terletak dari sisi aplikasinya yang dipandang menarik bagi kalangan medis. Saya bersyukur paper tsb. bisa diterima, dan sebelum saya pulang ke tanah air, mendapat kabar kepastian publikasinya di Springer. Berita yg saya terima tepat seminggu sebelum pulang ke Indonesia ini alhamdulillah jadi penutup manis aktifitas riset saya di Jepang. Selain paper ini, kami masih menunggu hasil review satu paper lagi mengenai sisi teori dari SVM, yang sudah enam bulan berlalu tapi tak kunjung selesai juga proses review-nya, disamping satu paper lagi yg tengah kami revisi ulang, yang mungkin akan saya lanjutkan sesampai di tanah air.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di kernel methods, research. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Paper Interferon dipublikasikan oleh Springer Netherlands

  1. yudi berkata:

    selamat!! dan makan2, hahaha.
    masuk di listing pubmed dong ya. hanya ada 150an paper dr orang indonesia masuk di pubmed.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s