Legalisasi Ijazah (KBRI) dan Penilaian Ijazah Luar Negeri

Legalisasi dan penyetaraan ijazah adalah perlu dilakukan bagi pelajar yang telah menyelesaikan studi di LN. Hal ini diperlukan, terutama bagi PNS, dalam mengurus hal-hal administratif di tempat kerja. Untuk di Jepang, informasinya sbb.

  1. Legalisasi Ijazah oleh KBRI
    1. Untuk konfirmasi, sebaiknya informasi ini dicrosscheck dengan cara menelpon ke KBRI Tokyo
      Bagian Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo
      Pk. 09.30-11.30 / Pk. 14.00-16.00
      Phone. 03-3441-4201 – Fax. 03-3280-5609
    2. Dikutip dari http://www.asahi-net.or.jp/~mm5r-atmd/html/information.html
      Para Mahasiswa/Karyasiswa yang lulus program atau telah menyelesaikan tugas belajarnya di Jepang, diharuskan melapor di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo, dengan menyampaikan/mengisi Formulir Kelulusan/Selesai Tugas Belajar (download di sini : doc, pdf). Bagi para Mahasiswa/Karyasiswa yang akan melegalisasi ijasah/surat tanda tamat belajarnya (baik dalam bahasa Jepang atau terjemahannya), dipersilahkan datang di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo atau dikirim melalui pos, dengan persyaratan :
      1. Sudah melapor/terdaftar di Bidang Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo.
      2. Telah menyampaikan laporan belajar sampai periode tiga bulan terakhir.
      3. Membuat surat permohonan kepada Kepala Bidang Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo.
      4. Melampirkan Laporan Kelulusan/Selesai Tugas Belajar. (formulir ini dapat diperoleh di Bidang Dikbud KBRI Tokyo).
      4. Membawa/mengirimkan Ijazah/Surat Tanda Tamat Belajar dan Transcript of Record yang sudah diperbanyak/diphotocopy setiap macam sebanyak 5 lembar.
      5. Melampirkan amplop yang sudah ditulisi nama dan alamat lengkap, serta perangko secukupnya seharga berat pos yang akan dikirim.
      6. Untuk legalisasi tidak dikenakan biaya administrasi.
  2. Penilaian Ijazah Perguruan Tinggi di Luar Negeri
    1. Informasi di bawah saya kutip dari formulir saat saya mengurus persaman ijazah di tahun 2005, sehingga relatif masih baru. Tetapi mohon agar informasi ini selalu dikonfirmasikan dg versi terbaru dari Dikti
    2. Mengisi formulir (Link : http://www.dikti.org/formulir-penilaian-ijazah.pdf) disertai dengan lampiran di bawah, masing-masing rangkap satu
      1. Fotocopy ijazah terakhir di Indonesia
      2. Fotocopy ijazah yg diperoleh di Luar Negeri (Ijazah yg tidak berbahasa Inggris, Belanda, Perancis dan Jerman harus diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disahkan oleh Kedutaan Besar masing-masing atau penterjemah resmi)
      3. Fotocopy transcript of record selama belajar di luar negeri
      4. Salah satu dari
        1. Fotocopy surat tugas belajar dari SETKAB /Instansi yg bersangkutan (bagi penerima tugas belajar/biaya pemerintah)
        2. Fotocopy Paspor dan Visa Student selama belajar di Luar Negeri (bagi yg belajar dg biaya sendiri)
        3. Fotocopy paspor, visa student dan surat perjanjian dengan PTS/Perusahaan (bagi yg belajar dg biaya PTS/perusahaan)
      5. Buku katalog/handbook/vorlesungverzeichnis tentang kurikulum/program pendidikan yg dikeluarkan oleh perguruan tinggi dalam bahasa Inggris
      6. Thesis/Disertasi/Diplomarbeit/Abschlussarbeit, laporan tugas akhir (dipinjam selama penilaian)
      7. Pasfoto 2 (dua) lembar ukuran 4×6 terbaru
    3. Semua dokumen diminta untuk diperlihatkan aslinya
    4. Setahu saya, sidang penilaian ijazah ini dilakukan setahun 2 kali, sehingga waktu yg diperlukan untuk proses tsb. selama-lamanya sekitar 6 bulan.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di living in Japan, persiapan pulang. Tandai permalink.

11 Balasan ke Legalisasi Ijazah (KBRI) dan Penilaian Ijazah Luar Negeri

  1. Risa Suryana berkata:

    Waktu saya ngurus penilaian ijazah luar negeri, saya diminta juga menyerahkan copy jurnal yang telah publish. Saya tanya kenapa dipersyaratan tidak dituliskan hrn ada jurnal. Beliau (orang dikti) bilang, “iya itu belum di update”. Kok gitu ya, tega2 nya ngerjain daku. Apakah emang demikian Mas Anto?.

  2. ida berkata:

    mo nanya nih, kalo konversi nilai jadi 4.0 minta nya dimana? transkip nilai ku dr kampus, nilai nya model angka 100 gt. Trus kemarin aku ngurus ijasah ke dikti, katanya pegawai yg nrima, namanya bu wiwiek, konversi nilai kudu minta dr kampus masing2. Padahal aku udh nanya di kampusku Jina, mereka ga mau bikin nilai baru. gmn nih? bisa bantu ga ???? email me or add YM rho_504@yahoo.com

  3. eric berkata:

    buat bu ida di atas, kebetulan saya juga mau setarakan ijazah saya di dikti. saya berdomisili di surabaya jadi harus ke jakarta buat konversi nilai. tapi liat pengalaman bu ida di atas kok sepertinya ga bisa ya?

  4. aria berkata:

    menanggapi eric, saya juga dari surabaya, dan saya telah menyetarakan ijasah ke dikti. lancar sekali dan tidak ada masalah. orang dikti sangat membantu. butuh info jelas silahkan kontak saya, tuwanku@yahoo.com

  5. Carla berkata:

    Saya mau tanya, Dimanakah dipublikasikan hasilnya penilaian ijazah di luar negeri? Saya sudah mulai prosesnya, tetapi sekarang belum tahu hasilnya.
    thanks

  6. candra rivana berkata:

    Mas, saya mau nanya untuk penilaian ijazah luar negeri apa boleh berkasnya dikirim lewat jasa pos, kebetulan saya lulusan S2 dari UKM Malaysia tahun 2002, domisi sekarang di Riau. Thanks

  7. Yunelimeta berkata:

    Saya ingin menyetarakan ijazah master keluaran Prancis. Beberapa kendala yang saya temui membuat saya sulit sekali mengikuti prosedur ini.
    – melihat semua peryaratan sepertinya ada yang tidak saya punya, misalnya katalog/kurukulum pendidikan yang di universitas saya merupakan sebuah buku, jadi tidak saya bawa pulang disebabkan keterbatasan bagasi.
    – Disamping itu domisili saya yang jauh dari Jakarta menyulitkan saya untuk mengurus langsung ke Dikti.
    -Ijazah tersebut dikirim oleh Universitas langsung ke alamat saya di Indonesia, jadi tidak ada legalisir di KBRI
    – Selanjutnya ada kesalahan nama yang dibuat oleh pihak universitas dalam ijazah tersebut.

    Dengan beberapa permasalahan tersebut diatas membuat saya sulit mengikuti proses penyetaraan ini. Mohon petunjuk dan masukan dari pembaca forum ini, terima kasih.

  8. Nurul berkata:

    Kewajiban harus memperlihatkan ijazah asli semestinya bisa digantikan dengan mengemukakan fotocopy ijazah yang sudah dilegalisir oleh KBRI tempat pemohon belajar. Orang KBRI (atase pendidikan) kan pejabat negara juga, artinya fotocopy ijazah yang dilegalisir sudah terjamin keasliannya. Jadi untuk pemohon yang berdomisili jauh dari Jakarta dapat mengirimkan semua berkas2 tersebut dengan pos dan menunggu hasilnya.

  9. oejanx berkata:

    saya ingin menyetarakan ijazah saya(thn 2002),namun smua persyaratannya bkn pusing.arsip sy byk yg hilang(kesingsal)lalu, apa saya hrs kmbl ke jerman untuk minta legalisasi yg disahkan KBRI disana atau ada cara lain yg lbh murah.

  10. hazmanan berkata:

    gini.. saya mhs baru di USM Malaysia, kebetulan saya mengambil full time, tapi krn pulau penang dekat dengan Medan saya lebih sering di Medan dr pada Malaysia, nah ketika visa student saya sudah mau out off date, ada sebagian teman yg menyarankan supaya tidak usah memperpanjang, krn kita stay di malaysia kurang dari 1 bulan… yg mau saya tanyakan.. bagaimana kebijakan visa student yang sebenarnya, apakah memang harus juga merenew visa student saya walau saya tidak pernah stay di malaysia lebih dari 1 bulan? kemudian.. apakah dalam proses konversi ijazah saya nantinya akan bermasalah, karena visa student saya tidak lengkap per tahunnya (artinya ada yang urus visa atau tidak), atas jawabannya saya ucapkan terima kasih

  11. mahmudi berkata:

    pasport ku hilang, gimana ya kelanjutan untuk pengurusan di dikti?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s