Pengalaman Pahit dengan TIKI

Hari Senin (28 Mei 2007) saya mengirimkan desktop PC dari Solo ke Jakarta memakai TIKI. Selama ini saya dengar TIKI cukup bagus, dan bisa dipercaya. Barang saya bawa ke TIKI Solo di Jl.Slamet Riyadi. Berat barang saat ditimbang 15 kg. Petugas TIKI memberitahukan bahwa komputer saya akan di-pak dengan kayu, sehingga berat total diperkirakan menjadi 20 kg dan ongkosnya Rp 266 ribu.

Keesokan harinya (29 Mei 2007), setelah saya berada di Jakarta mendapat kabar, bahwa barang telah sampai di alamat tujuan, di Jakarta. Tetapi saat barang tersebut saya ambil, ternyata tidak ada pengemasan dengan kayu sebagaimana yang dijanjikan. Saat ditimbang, berat barang sama seperti semula: 15 kg. Saya sangat kecewa. Mengapa TIKI tidak memenuhi janjinya untuk mengemas komputer saya dengan kayu. Saat barang saya buka, fan dalam komputer telah lepas. Sepertinya komputer saya banyak mengalami guncangan sehingga fan yang menempel di case tsb. sampai lepas.

Hal tsb. saya adukan ke TIKI Jakarta, dan oleh TIKI Jakarta saya diminta mengkontak TIKI Solo. Saya kontak ke TIKI Solo, dan dapat bicara langsung dengan Ibu Dewi. Menurut catatannya, barang saya sudah dikemas dengan kayu. Kontan saya bilang kalau catatan itu tidak benar. Bagaimana TIKI bisa memberikan pelayanan semacam ini ? Akhirnya bu Dewi menyatakan akan mengkonfirmasikannya dengan petugas malam, dan berjanji akan memberi kabar ke saya hari ini (30 Mei 2007).

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado, Indonesiaku. Tandai permalink.

6 Balasan ke Pengalaman Pahit dengan TIKI

  1. Budi berkata:

    Saya dulu kalo mengirim surat dari Solo ke Singapura juga menggunakan TIKI mas..dan Alhamdulillah lancar dan sampai ke tempat tujuan (mungkin karena TIKI punya cabang di singapura). Tapi kalo mengirim barang2 berat, sayan belum pernah

  2. Anom berkata:

    Indonesia Mas Anto, bukan jepun, jadi harus ditunggui saat mereka mengemas dengan rangka kayu…

  3. camagenta berkata:

    lha giman mas? ada kopensasi belum. saya juga lagi mo cari-cari info soal jasa pengiriman negh 🙂

    btw, salam kenal.

  4. delphiero berkata:

    setahu saya kalo mau kirim barang berat memang harus di pak dengan kayu untuk menghindari resiko terkena tumpukan di cargo. Tapi penge pak an itu dilakukan sendiri oleh kita yg punya barang, bukan dari pihak tikinya. itu pengalaman saya waktu mengirim seperangkat pc ke samarinda kaltim. dan lancar aja.

  5. delphiero berkata:

    asnu kuwi opo

  6. san san berkata:

    saya suka mengirim paket melalui TIKI…………. kadang tepat kadang juga menjengkelkan……tolong dong pihak manajemen TIKI supaya TIKI ga rusak nama nya dan pelanggan tidak kabur ke kurir lain…..bagaimana?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s