Nggak jauh…15 menit saja !

Di beberapa tempat di Jakarta & sekitar, beberapa kali saya melihat papan petunjuk bertuliskan “15 menit menuju Markonah-Mal”. “Markonah” ini hanya nama fiktif, tapi sebenarnya nama salah satu mal, department store, kompleks pertokoan atau satu lokasi di Jakarta. Angka yang tertulis tentu saja tidak selalu 15, ada juga 20 menit, dsb. Yang saya perhatikan, adalah acuannya: kenapa yang dipakai acuan adalah waktu tempuh menuju lokasi tersebut. Kalau di Jepang biasanya yang tertulis bukannya waktu yang diperlukan, tetapi jarak tempuh ke lokasi tersebut. Padahal kalau dihitung-hitung waktu yg diperlukan untuk sampai ke tempat itu lebih lama dari menit yang tertera, karena jalanan seringkali macet. Barangkali waktu tempuh itu dihitung dengan asumsi jalan dibuat sepi dan lengang, sehingga mobil bisa ngebut dengan kecepatan tinggi. Ataukah ini sudah menjadi budaya kita ya : menyuapi masyarakat dengan informasi yang tidak realistis ? Saya rasa lebih jujur jika yang ditulis itu bukan waktu tempuh, melainkan jarak tempuh.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

9 Balasan ke Nggak jauh…15 menit saja !

  1. M Shodiq Mustika berkata:

    Kadang, tertulis “1 km lagi”, tapi ternyata dua-tiga kali lipatnya. (Mungkin maksudnya, jarak itu maksudnya bila ditarik dengan garis lurus dan ditempuh dengan pesawat terbang ‘kali ya?)

  2. ABe berkata:

    Hmmm…mau penipuan informasi publik yang lebih “HUEBAT”??
    Kalo sempet jalan ke Bandung, coba ke arah Kopo (atau bisa lewat Cibaduyut)..di situ ada yang namanya Kopo Square. Nah, sepanjang jalan bisa kita saksikan papan penunjuk arah yang tulisannya “Kopo Square – 100m” atau “Kopo Square – 25m”. Padahal aslinya masih berkilo-kilo lagi. Kita yang baca aja jadi emosi berat gara2 ngerasa ketipu..hehehe

  3. dobelden berkata:

    Itu kalo didunia wireless namanya jarak udaranya kale… :D:D

  4. aisalwa berkata:

    Mestinya ditambahi kata-kata : ” 15 menit lagi jika jalanan tidak macet “

  5. ahmad sahidin berkata:

    hhmmm tertarik sih…kapan ya…

  6. ahmad sahidin berkata:

    wah…hehehe kesalahan tuh namanya…

  7. sakuralady berkata:

    Pak Anto, bukannya di jepang malah pake satuan menit ya ?
    Pas nanya mau ke satu tempat, dijawabnya pasti naek sepeda 10 menit, jalan kaki 15 menit. Atau guide sightseeing gitu juga ditulis misal dari eki jalan 5 menit untuk mencapai sightseeing X.. dll..

  8. Bener mbak. Setelah saya fikir, di Jepang banyak juga yg memakai waktu tempuh. Tapi itu dengan asumsi jalan kaki, atau sepeda. Biasanya dipakai untuk promosi apato, tempat kursus dsb. dg menyebutkan misalnya “hanya 10 menit jalan kaki dari eki”, dsb.
    Tetapi kalau papan-papan di jalan-jalan besar (yang asumsinya pakai alat transportasi mobil), seingat saya yang ditulis jarak tempuh, bukan waktu tempuh. Misalnya 1.5 km ke Jusco, dsb. karena mobil bisa jadi terhalang kemacetan, sedangkan jalan kaki atau sepeda kan nggak mengenal macet 😀 (kecuali saat lihat hanabi..hi hi).

  9. muhort berkata:

    “haha salah yang pasang papan, yang nyuruh pasang, ato yang baca y??” ( kox gak ada yang ngerubah… ) ato jgn2 emang udah tradisi kale

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s