Memperbaiki pola hidup

Hari Jumat minggu yll. tensi saya naik menjadi sekitar 160/110. Barangkali karena terlambat makan pagi dan mengikuti upacara dengan perut kosong, sehingga seharian saya terbaring lemas, makan sulit masuk . Karena khawatir kalau kena stroke sedangkan saya sendirian di kantor, akhirnya malam-malam saya panggil taksi untuk diantar ke tempat adik saya di Depok. Setelah diperiksa sebentar (adik saya dokter), saya diberi obat polysilene untuk mengatasi rasa mual. Kata adik saya, mungkin pola hidup saya perlu diperbaiki. Menurutnya kualitas tidur saya barangkali tidak baik. Ceramahnya panjang lebar, memakai Feng Sui segala 😀 Tapi ada benarnya juga. Keesokan harinya alhamdulillah saya udah agak baikan, apalagi setelah panggil tukang pijat 😀 Murah lho….35 ribu untuk 90 menit. Di Jepang 90 menit mungkin sekitar 10 ribu an yen (Rp 800 ribu). It’s nice to live in Indonesia … he he

Sudah saya sadari kalau saya kurang sekali olah raga. Hidup sehari-hari hanya di depan komputer, daripagi sampai malam, tidur di situ juga. Sesekali keluar, itupun ke kantin untuk cari makan, dan naik turun pakai lift. Kalau dibandingkan dengan saat tinggal di Jepang, jelas kurang sehat. Dulu saya biasa jalan kaki dari rumah ke stasiun, yang lumayan juga untuk menggerakkan otot. Jadi saya perlu olah raga.

Kedua, setelah saya perhatikan, tempat duduk saya selama ini tidak sehat. AC -yang cukup kencang- berada di ruangan belakang saya, dan mengalir ke ruang saya lewat jendela yg tepat di belakang saya. Akibatnya udara dingin mengalir dari belakang, menyerbu bagian belakang kepala saya. Otomatis bagian belakang kepala mengalami pendinginan lebih intensif dibandingkan bagian depan kepala saya. Karena berlangsung lama dan terus menerus dari pagi sampai malam, tentunya akan berpengaruh tidak baik. Mungkin itu yang menyebabkan saya pusing.

Akhirnya sejak kemarin saya pindah ruangan lagi, ke tempat yang tidak mendapat aliran AC secara langsung. Disamping itu sejak kemarin saya mulai merutinkan lari pagi, barang 15 menit, di depan kantor mengelilingi taman. Alhamdulillah hasilnya lumayan. Pagi ini tadi saya ukur, tensi mulai mendekati normal 129/88. Kalau dugaan saya benar, barangkali dengan perbaikan pola hidup, Insya Allah saya dapat memulihkan kesehatan. Pola hidup yang sehat adalah yang “seimbang” dan harmonis, antara bekerja, belajar, olah raga, ibadah dan bermasyarakat. Saya jelas tidak seimbang, karena tidak berolah raga, sehingga akibatnya badan jadi sakit-sakitan. Saya jadi teringat fatwa Al Mukarram Ayahanda Guru, “Kesehatan adalah rahmat Tuhan yang paling besar, mengapa kita harus merusaknya ?”

Keharmonisan hidup yang bagaimanakah yang diinginkan ? Tentunya tiap orang berlainan, menurut kadar dan ukurannya. Tiba-tiba saya jadi teringat ceritanya Sayyidi Syaikh Junaid Al Baghdad yg saya baca di buku Pak Hamka. Beliau dulu kalau siang hari membuka toko, berdagang. Setelah waktu yang ditentukan, beliau menutup toko-nya, dan menghabiskan waktu dengan beribadah. Saat beliau mendekati sakaratul maut, tetap saja rajin sholat, beribadah, sampai muridnya bertanya, “Mengapa dalam kondisi seperti ini, anda tetap beribadah ?”. Kata Syaikh Junaid, “Justru pada saat seperti inilah seindah-indahnya beribadah”. Ah…riwayat para sufi memang sangat mengharukan.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado. Tandai permalink.

3 Balasan ke Memperbaiki pola hidup

  1. yudi berkata:

    160/110 ? wow.
    jangan lupa santai mas Anto. Style kerja Jepang jangan di bawa ke Jakarta. hehe

  2. Henny berkata:

    Sy ada family yg tensinya jg lumayan tinggi. Dari pengalaman yg sy lihat, mungkin mmg pola hidup sehat bisa membantu buat sedikit lebih bisa mengontrol tensi, disamping konsumsi Captopryl yg harus rutin utk menghindari tensi yg tiba melonjak naik. Krn itu pak, mgkn udah saatnya lebih intensif olahraga pagi (sebenarny lebih bagus kalo sampe bisa berkeringan), konsumsi buah2an (apel plg bagus, kalo bisa konsumsi jus buah rutin), dan istirahat yg cukup sangat berpengaruh. Ki o tsukete kudasai ^_^

  3. Henny berkata:

    Sy ada family yg tensinya jg lumayan tinggi. Dari pengalaman yg sy lihat, mungkin mmg pola hidup sehat bisa membantu buat sedikit lebih bisa mengontrol tensi, disamping konsumsi Captopryl yg harus rutin utk menghindari tensi yg tiba2 melonjak naik. Krn itu pak, mgkn udah saatnya lebih intensif olahraga pagi (sebenarny lebih bagus kalo sampe bisa berkeringat), konsumsi buah2an (apel plg bagus, kalo bisa konsumsi jus buah rutin), dan istirahat yg cukup sangat berpengaruh. Ki o tsukete kudasai ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s