Hari-hari sibuk

Hari minggu yll. saya, Ine dan Tika berada di Yogya untuk mengikuti tahlilan 1000 harinya almarhum Mama (ibunda Ine). Mama dulu wafat karena sakit, saat persiapan ke Nagoya untuk menemani kelahiran Tika (2004). Dulu rencananya ibu saya dan mama ke Nagoya berdua, tapi ternyata takdir menghendaki lain. Saat paspor dan visa sudah siap, Mama mendahului kami semua. Di saat terakhir, saat dalam perawatan di RS, Mama berpesan agar tidak buru-buru memberitahukan ke Ine kalau beliau sakit keras. Berita wafatnya mama disampaikan sesaat setelah wafat, dan secara tak langsung. Lewat bapak saya ke saya, dan baru dari saya ke Ine. Ah, betapa kami semua rindu akan engkau Mama.

Hari minggu sebenarnya saya dalam kondisi tidak fit. Saya makan pagi dengan roti tawar setangkep, sebagaimana halnya di Nagoya dulu. Tetapi ternyata perut saya tidak kuat, dan badan jadi lemas, kelaparan, sakit kepala, dst. Wah, saya koq jadi lemah begini ya ? Memang sepertinya perut saya sudah jadi perut Indonesia, harus sarapan dengan nasi, tidak bisa lagi dengan hanya roti. ๐Ÿ˜€ Kami pulang ke Solo sekitar pk.10 malam naik taksi, karena keesokan harinya saya harus kembali ke Jakarta, sedangkan Tika harus berangkat ke sekolah.

Selama di Solo, panggilan Tika ke saya bertambah. Semua dari rekaman okaasan to issho nya NHK juga. Kalau dulu “wan-wan”, kemarin kebetulan ada rekaman lagu “Suupa-wan” (Super Wanwan). Saya sekarang dipanggil “Suupa-wan”, oleh Tika.

Pagi sekitar pk.5.15, saat Tika masih tidur lelap, saya berangkat ke stasiun Purwosari, naik Prameks (Prambanan Ekspress) ke Yogya, dan norikae di sana dengan kereta Fajar Utama jurusan Jakarta. Kereta Fajar Utama berangkat pk.8 pagi, tapi perjalanan kali ini tidak nyaman. Saya tidak tidur di bawah, sehingga kaki serasa pegal-pegal. Di tengah perjalanan, ada SMS dari Desi, katanya saya diminta untuk berangkat ke Bandung esok pagi (Selasa) pk.6 pagi. Waduh…koq mendadak ? Padahal rencananya saya berangkat ke Bandung hari Rabu pagi untuk memberikan pelatihan pemakaian software Xara (padanan Corel Draw, tapi FOSS/Free Open Source Software). Pk. 18.00 tiba di kantor Jakarta, rasanya badan pegal-pegal semua. Saya, mas Made dan mas Dwi Handoko membuat persiapan untuk acara di “Pupuk” Bandung. Mas Made membuat slide menjelaskan proses instalasi Linux (kami pakai Ubuntu Feisty Fawn), sedangkan saya mengecek ulang materi tutorial pengenalan Xara. Saya tidur sekitar pk.12 malam, karena harus bangun pagi-pagi esok harinya. Travel berangkat dari depan Sarinah pk.6 pagi. Oh ya, sebelumnya, saya mendapat informasi jadwal mengajar di SGU (Swiss German University) yg akan start minggu depan. Pff…hari-hari sibuk, soalnya slide-nya belum saya siapkan. Mungkin nanti daur ulang dari slide yg saya pakai saat mengajar di Chukyo University dulu.

Bangun pk.4 pagi, persiapan, dan saya dan mas Made berangkat ke Sarinah pagi-pagi. Tiket travel ke Bandung harganya Rp 35 ribu. Saat berangkat mobil banyak tempat yang kosong, dan saya manfaatkan untuk istirahat, karena malam sebelumnya cuma 4 jam tidur. Kami sampai di Bandung pk. 8 pagi, dan sarapan dulu di Travel Baraya (Jalan Lombok). Bandung, wah….natsukashii…. ! Terakhir ke Bandung tahun 98. Mas Wenwen sudah menunggu di sana, dan kami berangkat ke “Pupuk”. Saya tanya ke mas Wenwen, pabrik pupuk apa sih yang kita tuju ? Mereka ketawa. Rupanya Pupuk di sini bukan Pupuk Kujang, atau yg lain, melainkan nama LSM, kalau nggak salah singkatan dari Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil…..hahahaha ๐Ÿ˜€

Di Pupuk, kami kemudian mulai memberikan tutorial Linux dan membantu instalasi. Kebanyakan mereka menghendaki dual boot. Ini yg repot, karena simulasi di kantor dengan kondisi lapangan kadang berbeda hasilnya. Kalau cuma single OS saja, nggak ada masalah. Berulang kali mas Made ngoprek PC yang diset dual boot. Berjam-jam, dan akhirnya kami lanjutkan dengan penjelasan singkat Xara. Pengusaha di Bandung rupanya paling menunggu tutorial software ini, mulai dari instalasinya sampai pemakaiannya. Terutama yang berbisnis kaos, mereka membutuhkan software untuk proses desain. Saya hanya menjelaskan cara instalasi dan pemakaian sederhana, dan menyerahkan kepada mereka untuk eksplorasi sendiri Xara. Karena sudah familiar dengan Corel, rupanya mereka tidak terlalu sulit untuk segera menguasai Xara, jauh melebihi saya ๐Ÿ˜€ Soalnya riset yg saya lakukan tidak bersentuhan dengan masalah grafis. Paling untuk menyiapkan presentasi saja, dan itu pun pemakaian sederhana.

Kami pulang pk. 18.30 ke Jakarta. Setelah tiba, dan berbaring di kasur, rasanya badan ini penaat banget. Sebenarnya ingin pergi ke tukang pijat tradisional, tapi di sekitar kantor ini saya belum temukan panti pijat. Khawatirnya tersesat di tempat “pijat plus”,…hiii ๐Ÿ™‚

Catatan dari Pelatihan :

  1. Hal yg sering diinginkan oleh pemakai baru linux/ubuntu, adalah bagaimana bisa memutar video, mendengarkan lagu (MP3), file-file .AVI, .MOV
  2. Khusus Xara, ada pertanyaan bagaimana membuka/mengedit file yang dibuat di Corel Draw (.cdr). Saat saya cari jawabnya di Help, walau terbatas hal itu memungkinkan. Tetapi cara yg paling aman, adalah saat bekerja di Corel Draw, file disave dalam format EPS. Format ini jelas bisa dibuka di Xara.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s