Puas mengajar

Kemarin sore saya mengajar mata kuliah Information Technology memakai buku-nya Forouzan. Kelas yang saya ajar adalah jurusan Mechatronics. Saya fikir karena sudah agak sore, kelas bakalan agak sepi dan anak-anak ngantuk semua. Eeh…ternyata dugaan saya meleset sama sekali. Begitu mulai mengajar, banyak anak yang mengajukan pertanyaan ke saya. Yang tidak difahami langsung ditanyakan, pakai  bahasa Inggris lagi ! (Note: proses belajar mengajar di kampus SGU memang mengharuskan pemakaian bahasa Inggris sebagai media pengantarnya) Kadang pertanyaan yang diajukan cukup kritis dan tak terfikir sebelumnya di benak saya. Sempat agak kewalahan juga, karena kalau semua diladenin, bisa-bisa pelajaran nggak maju-maju. Saat break 10 menit, rupanya anak-anak pengin supaya nggak ada break, melainkan dilanjutkan saja, agar nanti kelas bisa disudahi lebih cepat 10 menit dari jadwal semestinya. OK deh, sambil terbatuk-batuk saya teruskan mengajar dan berdiskusi dengan mereka. Batuk ? Iya nih…batuk saya lumayan mengganggu, efek samping dari captopril yang saya minum. Anak-anak menyarankan saya minum dulu, tapi sayang saya nggak bawa Aqua. Lain kali mungkin saya perlu persiapan aqua, kayaknya. Saya bilang ke anak-anak, kalau sangat senang seandainya mereka banyak bertanya dan kelas jadi aktif. Tanyalah apa saja. Kalau saya nggak bisa menjawab, biarlah nanti itu jadi PR kita semua ! Berarti saya nggak rugi capek-capek membuat persiapan mengajar. Materi yang saya ajarkan sebenarnya masih bersifat basic, bagaimana menyimpan data di komputer (data representation). Ketika membahas cara menyimpan audio data, banyak yang menanyakan lebih detail mengenai konsep sampling (hyouhonka), quantization (ryoushika), sampai berbagai teknik kompresi. Terpaksa saya agak melebarkan diskusi dengan menceritakan sedikit ttg. DCT (Discrete Cosine Transform) dan Wavelet Transform. Padahal mestinya diskusi  mengenai hal itu terletak di bagian akhir buku. Usai pelajaran beberapa anak datang ke saya, dan rupanya mereka belum puas dan ingin penjelasan lebih lanjut.

Usai kuliah, badan rasanya capek, tetapi hati puas banget. Saya puji anak-anak itu. Saya katakan kalau saya senang mereka banyak yang mengisi bangku depan. Saat kuliah di Jepang, kebiasaan mahasiswanya mengambil tempat duduk yang di belakang dan di pinggir, menjauhi dosen, sehingga mirip bentuk parabola 😀  dan cenderung pasif. Tentunya tidak semua demikian, tetapi sejak saya kuliah S1 dulu sampai saat mengajar kondisinya seperti itu.  Jarang ada anak yang mau bertanya ke sensei (terutama di kuliah S1-nya). Tetapi kelas yang saya ajar kemarin bertolak belakang sama sekali. Banyak yang duduk di depan, dan saya sebagai dosen cukup repot dengan smash pertanyaan yang bertubi-tubi. Saya optimis kalau saja karakter mahasiswa Indonesia banyak yang seperti ini, Insya Allah masa depan Indonesia akan cerah !

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di kuliah. Tandai permalink.

2 Balasan ke Puas mengajar

  1. Audi berkata:

    Wah baru tahu kalau mahasiswa di Jepang juga suka duduk menjauhi dosen hehehe… Kirain cuman di kampus gue doang.

    Tapi kok walaupun ada sifat kemiripan, nasib Indonesia beda dengan Jepang yah?

  2. withpeacel berkata:

    wahh, hidup anak sgu dehh,!! Apalagi anak mechatronic de best abiss lah jurusan ku mt,.heheh 😉 ada positivny jg ternyata sgu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s