Seputar Hari Raya

  1. Hari Rabu (10 Oktober 2007) menjelang berbuka puasa kami ngelencer ke kotta barat, karena penasaran mencicipi es kobar. Katanya sih es kobar uenak, jadi kami penasaran ingin membuktikannya, sekalian mengajak eyang nya Tika jalan-jalan ke kota. Tiba di es kobar, rupanya pengunjung sudah sangat padat. Maklum, menjelang buka puasa. Es teler rupanya sudah habis terjual, dan yang tersisa adalah es buah. Tak apalah, kami pesan es buah. Untuk makannya, kami pesan bakso dan mie ayam. Es buahnya cukup enak dan murah lagi, cuma Rp 2500,-. Porsinya juga cukup banyak. Nggak kecewa deh pokoknya. Lain kali saya pengin mencoba es teler-nya.


  2. Hari Jumat (12 Oktober 2007), saya belanja ke SGM. Saat itu saya sangat sulit mencari taksi. Telpon ke sana-sini, ternyata sibuk semua. Mungkin karena seputar hari lebaran, sehingga traffic sangat padat. Akhirnya satu taksi dari bengawan taksi menjemput ke rumah. Di tengah jalan, pak Sopir menjelaskan kalau sekitar hari lebaran ini ada charge tambahan sebesar Rp 5000,-. Setelah sampai SGM, saya cross-check ke Bengawan Taksi. Ternyata tambahan charge itu tidak ada ! Wah, berarti saya kena tipu oleh sopir taksi tsb. Pihak operator bilang kalau mereka akan minta sopir tadi mencari saya dan mengembalikan uang Rp 5000,-. Tapi kenyataannya, sopir itu tidak pernah mencari saya. Saya benar-benar kecewa ! Bukan uangnya yang saya sayangkan, melainkan karena saya merasa ditipu oleh sopir Bengawan Taksi. Saat diingat-ingat, di dalam taksi tadi tidak ada papan nama yang menunjukkan identitas sopir. Lain kali saya nggak mau pakai Bengawan Taksi, deh.
  3. Hari Jumat siang, mas Boni sekeluarga (Boni, Ossy, Aika-chan) datang ke rumah. Wah, senang banget rasanya ketemu dengan teman lama di Nagoya. Kami sempat ngobrol cukup lama, tentang kehidupan di Indonesia setelah pulang dari Jepang. Aika dan Tika kemudian foto bersama. chiii-zu !

  4. Hari Jumat, keluarga Yogya (Papa, Mbak Rita, mas Totok, Pandu dan Fajri) datang ke Solo. Keluarga Yogya mengikuti pendapat Muhammadiyah, sehingga berlebaran pada hari Jumat pagi. Sedangkan kami di Solo mengikuti fatwa pemerintah, sehingga berlebaran esok harinya. Mas Totok, mbak Rita sekeluarga kemudian bersilaturahmi ke keluarganya yang di Solo juga (mas Totok asal Solo), sedangkan Papa tinggal di rumah kami. Tika senang banget bisa ketemu Eyang Pengok (begitu dia menyebut papa, karena tinggal di Pengok Yogya). Ine membuat sambal goreng krecek, dan opor ayam. Lontong dan ketupat dibawakan oleh mbak Rita dari Yogya.

  5. Jumat malam, di rumah bapak-ibu yang nggak jauh dari rumah kami, keluarga adik-adik saya sudah berkumpul semua. Keluarga dik Budi tiba di Solo setelah 24 jam menempuh perjalanan darat, bermobil ria dari Cimacan (Cianjur). Keluarga dik Nunung sudah lebih dulu tiba di rumah bapak-ibu, karena tinggalnya di Yogya.
  6. Hari Sabtu (13 Oktober 2007), pk.6 kami berangkat ke masjid yang di dekat rumah. Informasi yang kami terima, sholat Ied akan dimulai pk.06.30 am. Kami kemudian jalan pelan-pelan ke masjid.Saat dekat ke masjid, koq ternyata sudah terdengar bunyi bacaan. Setelah sampai di masjid, ternyata kami sudah ketinggalan sholat Ied. Saya dapat rakaat terakhir, sehingga setelah Imam salam, saya menggenapkan dua rekaat lagi. Wah, payah nih. Informan-nya salah. Rupanya sholat Ied dimulai pk.6 pagi, berarti jamaah diminta kumpul bukannya 06.30, tapi lebih pagi lagi. Suatu hal yang luar biasa bagi kami sekeluarga, karena biasanya di Yogya dsb. sholat Ied dimulai sekitar pk.7 pagi, apalagi saat tinggal di Nagoya. Sholat Ied mulai sekitar pk.10 pagi. Di masjid kami, ternyata sebelum pk.6 sudah start. Nasiib…nasiib ๐Ÿ™‚



    Ine dan Tika di depan rumah

  7. Usai sholat Ied, kami pulang ke rumah sebentar dan kemudian sowan ke rumah bapak-ibu. Keluarga kami mempunya tradisi untuk sungkeman di hari raya. Setelah bertahun-tahun tidak pernah lengkap berkumpul di hari raya (sekitar 10 tahun), alhamdulillah hari ini kami bisa berkumpul full team. Lengkap semuanya ! Sebelumnya acara seperti ini selalu zonder keluarga saya, karena masih tinggal di Jepang. Tahun depan barangkali dik Budi tidak bisa ikut, karena akan mulai pendidikan spesialis di Palembang. Alhamdulillah kami bisa membuat foto keluarga besar.

  8. Seputar lebaran ini, kalau melihat berita di TV, banyak kejadian yang memprihatinkan. Kereta Senja Utama yang mudik ke Solo, anjlok di Indramayu, sehingga kereta yang lain terhambat perjalanannya. Dimana kiranya para penumpang itu melakukan sholat Ied ? Aduh, kasihan banget, ya. Maksud hati ingin berkumpul dengan sanak keluarga, tetapi musibah membuat hal itu tidak terlaksana. Di TV disiarkan CM yang mendendangkan lagu “minal aidin wal faizin, maafkan lahir dan batin, selamat para pemimpin, rakyatnya makmur terjamin”, tapi miris rasanya kalau teringat nasib saudara-saudara kita yang terkenal lumpur porong, atau keluarga TKW yang menderita di negeri orang. Nasib mereka belumlah sebaik yang didendangkan lagu itu. Udah gitu malam hari melihat pentas seorang penyanyi, nggak usah disebut namanya, yang gaunnya bermeter-meter. Mungkin kalau di Jepang mirip Mikawa, atau satu lagi siapa ya…koq lupa namanya, kalau nggak salah Sachiko Kobayashi. Risih rasanya melihat baju penyanyi terlalu berlebihan seperti itu, sementara masih banyak orang yang kelaparan dan mendapat cobaan.

    Lebaran lebaran lebaran
    Mengapa nasib umat kita bisa demikian berlainan
    Satu kaum bergembira tapi ada pula yang masih menyimpan duka
    Semoga Allah SWT memudahkan jalan bagi mereka
    Agar kita semua bisa tertawa di hari Ied ini yang berbahagia

    Minal aidin wal faizin, taqobalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin

    Anto & keluarga

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku, keluarga. Tandai permalink.

7 Balasan ke Seputar Hari Raya

  1. Budi berkata:

    Enak ya mas, bisa berkumpul dengan keluarga besar lagi..Saya udah 2 tahun ini gak bisa kumpul lagi..hehehehe

  2. aRuL berkata:

    met lebaran pak,
    maaf lahir batin.
    oia saya juga pernah bermasalah dengan jadwal shalat Id, biasanya di tempat asal saya di sulsel jam 7 mulai shalat Id, ternyata di surabaya mulai jam 6 pagi, pernah jadi masbuk juga..

  3. andi berkata:

    maaf lahir dan batin, orang solo ya mas, berarti tetangga agak jauh donng hehe salam kenal

  4. novi berkata:

    saya malah kebalikannya pak, tahun ini pertama kalinya lebaran di negri antah berantah ๐Ÿ˜€
    oh iya, sholat ied di nagoya kemarin ada sedikit kesalahan teknis. jadi di ruangan ibu2 speakernya gak nyala atau gimana gitu (jadi gak kedengeran suara). ketika speaker nyala, ternyata imam sudah baca surat. tapi untunglah (masih untung :D) tidak ketinggalan 1 rakaat seperti pak anto ๐Ÿ™‚

  5. ros berkata:

    Selamat Hari Raya Aidilfitri buat Iner, Anto, dan tika chan Sekeluarga…Maaf zahir dan batin, kami akan berpindah ke Tokyo 25hb Okt ini.

  6. for all :
    Terimakasih atas ucapannya. Kami juga mohon maaf zahir batin atas segala kesalahan.

    Ros-Yusop-Damia chan, selamat pindah ke Tokyo. Keep in touch ya.

  7. farid berkata:

    eeeuuuuuuunakkkk tenan yo es kobar….disamping hargaya murah…!!!! asyik jg lho buat nongkrong…khususnya anak muda….??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s