Tipe soal ujian

Beberapa kali saya mengadakan ujian bagi mahasiswa, baik saat mengajar di Jepang maupun di Indonesia. Tipe-tipe soal saya sbb.

  1. Soalnya tidak terlalu sulit, tetapi jumlahnya dibuat banyak, dan harus diselesaikan dalam waktu yang relatif pendek. Soal itu jelas bisa diselesaikan dalam waktu yang diberikan, tetapi dengan syarat konsentrasi penuh dan harus cepat. Dengan begitu, nggak ada kesempatan untuk mencontek teman sebelah.
  2. Salah satu soal dibocorkan seminggu sebelumnya, tetapi levelnya dibuat sangat sulit. Mahasiswa diminta untuk mencari jawabannya baik lewat diskusi teman, buku referensi pendukung dsb. Tujuan saya dengan tipe soal semacam ini adalah membantu siswa agar mendapat nilai baik (setidaknya satu soal bisa dijawab benar), tetapi tetap ada perjuangan yang harus dibayar.
  3. Tugas membuat laporan atas satu tema tertentu. Tema besarnya saya tentukan, dan selanjutnya saya bebaskan mencari sendiri yang tema spesifik yang mereka sukai , bisa dari jurnal atau bisa juga dari buku teks maupun sumber di internet. Laporan yang dibuat terdiri dari dua bagian. Bagian pertama, mereka saya minta meringkas materi yang dipilih. Bagian kedua, saya tugaskan mereka mengkritisi materi tsb. Masing-masing satu lembar A4. Sasaran yang ingin saya capai agar siswa terpacu untuk berfikir kritis, tidak sekedar menerima mentah-mentah, tulisan atau pendapat orang lain. Benar tidaknya pendapat mereka bukan hal yang terlalu saya pentingkan. Yang dinilai adalah seberapa “menarik” mereka mampu mengkritisi masalah tsb.

Yang jelas saya tidak ingin membuat ujian berupa multiple choice. Harus essay. Yang repot adalah jika kelasnya besar. Beban berat bagi saya untuk mengoreksi hasil ujian mereka. Resiko sih ya…..(^^;
BTW, seorang kawan hari ini cerita kalau siswanya minta “Pak, ujiannya jangan dibuat yang soal cerita dong”. Teman saya berfikir keras, mengingat-ingat “soal cerita” itu apa artinya ya ? (Kawan tsb. dari S1 sampai S3 sekolah di AS, jadi lama meninggalkan Indonesia). Baru kemudian doi ingat kalau yg dimaksud adalah “essay”. Hahahaha…..lamaa sekali nggak ketemu istilah itu: “soal cerita”. Rupanya istilah ini masih dipakai ya di Indonesia ? Natsukashii naa 😀  Istilah jadul lain spt. “di-straap” apa masih dipakai ya di Indonesia ?

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di kuliah. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Tipe soal ujian

  1. beny berkata:

    wah bocoran tipe soal dosen…
    wah baru tahunya setelah ga jadi mahasiswa 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s