Menjelaskan riset dengan bahasa sederhana itu sulit

Saat rapat CNS-ATM kemarin, saya disentil pak Sulis. “To, aku nggak faham tulisan-tulisanmu. Mbok kamu bikin dalam bahasa yang populer gitu lho, biar bisa diikuti orang lain”. He he he. Sebenarnya saya juga sudah berusaha menulis riset saya dengan bahasa populer dan dikirim ke milis kantor. Tapi adakalanya yang saya kirimkan cuma abstrak paper saja, shg. sangat teknis. Gomen nasai, pak.

Menjelaskan riset dengan bahasa yang sederhana memang sulit. Kebetulan riset saya banyak berkaitan dengan komputasi sisi teori (pattern recognition), sehingga sulit untuk dijelaskan dengan bahasa yg sederhana walaupun bukan hal yang mustahil. Yang enak itu kalau riset yang sifatnya aplikatif. Orang bisa lebih mudah mencerna-nya. Apalagi kalau ada demo-nya seperti robot, misalnya. Wah, tanpa cerita sekalipun, orang akan berkerumun melihat robot yang bergerak tsb.

Saat di Chukyo University, saya mengalami kesulitan yang sama dalam membuat pamflet untuk  mengenalkan riset yang saya lakukan ke anak-anak bachelor semester 4. Mereka lebih banyak berkumpul di lab. yang memiliki sesuatu untuk dipertunjukkan. “Ugoku mono ga areba, hito ga kurundesuyo !” (kalau ada sesuatu yang bergerak, orang pasti datang ke tempat kita) kata Hirana sensei. 

Tetapi ada juga professor yang berusaha menjelaskan riset yang sulit dalam bidang matematika dengan gambar.  Beliau cerita, saat masih kuliah dulu setiap presentasi selalu ditanya oleh pembimbingnya “E ni suru no wa dekinain desuka ne ?”  Bisa nggak ya, presentasimu ini kamu sampaikan dalam gambar (karikatur) ? Mungkin ini sejalan dengan peribahasa 百聞一見に如かず (hyakubun ikken ni shikazu) : melihat itu mengalahkan 100 kali mendengar.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s