Ingat anak saat sedang bekerja

Malam ini terkantuk-kantuk meneruskan kerjaan di kantor, tapi pikiran melayang ke Tika dan emaknya. Kangen banget rasanya. Apalagi tadi dapat cerita dari Ine, kalau Tika tertidur sambil membawa majalah “Mother and Baby”. Sepertinya Tika asyik melihat-lihat gambar bayi di majalah tsb. dan kemudian tertidur. 🙂

Tapi yang namanya bekerja memang butuh pengorbanan, harus pisah anak istri sementara, demi mencari nafkah. Bagi saya rasanya berat, tetapi kalau dibandingkan dengan pengalaman seorang kawan saya, mungkin perasaan saya ini tidak ada artinya. Yang dialaminya jauh lebih berat.

Kawan tsb. malam sebelumnya dia masih menyusui anak semata wayangnya, tetapi esoknya terpaksa ditinggal berangkat ke Jepang selama dua setengah tahun untuk studi lanjut S2. Sampai di Jepang, dia melewati perjuangan berat, berderai air mata kalau teringat anaknya, sementara di lab. dia jatuh bangun dalam eksperimen, kena tegur sana-sini oleh professor pembimbingnya. Belum lagi perasaan sedih seorang ibu yang dialaminya karena terpaksa berpisah dengan anak yang masih disusuinya. Setelah melihat beratnya perjuangan Ine untuk menyapih Tika (istilahnya: saling menyakiti baik ibu maupun anak), saya baru bisa memahami betapa berat tantangan yang dialami kawan saya tsb. Syukurlah kini mereka telah berkumpul kembali dan menikmati kehangatan kebersamaan dalam keluarga.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ingat anak saat sedang bekerja

  1. heniwisma berkata:

    Jadi ibu ternyata memang pekerjaan paling berat sekaligus menyenangkan. Saya punya pengalaman yang hampir sama dengan temen mas Anto walau nggak sejauh ke Jepang. Delapan hari setelah melahirkan dan sedang asyik-asyiknya belajar menyusui saya harus berangkat test S2 ke Malang. Walau cuma ke Malang rasanya saya menangis sampai berdarah-darah karena nggak tega banget ninggalin bayi imut saya waktu itu, tapi mau gimana lagi sudah ditugasin kantor dan harus berangkat, juga nggak semua orang kan dapat kesempatan scholarsip untuk sekolah lagi.

    Dan nggak terasa sudah hampir 1 tahun saya juga bolak-balik setiap minggunya Malang Madiun buat kuliah.Tiga hari di Malang, sisanya di Madiun momong si Zahra, bayi mungil saya.Seperti mas Anto bilang “bekerja memang butuh pengorbanan”. Bagi saya pengorbanan ini terbayar sudah setiap melihat Zahra tumbuh dengan sehat dan pintar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s