Jalan tol di Jakarta diblokade, angin puting beliung menerjang Solo

Selasa kemarin seperti biasa, saya mengajar di kampus SGU Serpong. Salah satu mahasiswa saya memberitahu kalau jalur Jakarta-Serpong terhambat, karena ada blokade oleh warga di tol ulujami. Saya jadi was-was juga, karena jadwal mengajar selesai pk.18.00 dan saya harus mengejar kereta malam ke Yogya pk.20.45 di Gambir. Biasanya saya memakai feeder bus wayTransBSD yang melewati tol yang diblokade itu, dan hanya perlu waktu sekitar 90 menit untuk sampai ke Gambir. Tetapi dengan adanya blokade, saya dengar banyak kendaraan yang akhirnya tidak dapat melewati tol itu. Saya khawatir kalau-kalau malam itu tidak dapat tiba di Gambir, shg. ketinggalan kereta ke Yogya pk.20.45.

Saya telpon ke Solo minta agar Ine mengecek internet dan TV dan mengirim informasi terbaru lewat SMS. Tapi dari Ine, ternyata saya mendapat berita yang mencemaskan. Di Solo sedang diserang angin puting beliung. Hujan tidak terlalu deras pada awalnya, hanya saja angin bertiup sangat kencang. Mirip taifu di Jepang. Tak berapa lama, hujan pun menerpa keras-keras disertai angin kencang yang menyerbu. Pak tukang yang sedang bekerja mengecor semen diminta Ine untuk pulang saja. Pohon belimbing di kebun bergoyang-goyang seolah siap untuk patah. Atap seng berderak-derak, keras bunyinya. Segera Ine mengisi air ke ember-ember, untuk mengantisipasi kalau listrik mati. Ternyata sebagian dari kompleks mati listrik, tapi separuh dari kompleks masih hidup. Untung rumah kami termasuk yang masih menyala listriknya, tetapi listrik deretan rumah di depan kami mati semua. Ine, dengan kandungan yang sudah berumur 9 bulan, segera menggendong Tika yang masih tidur siang, siap-siap kalau sewaktu-waktu harus mengungsi. Mendengar kabar itu saya tambah cemas juga, apalagi kalau saya tidak dapat kembali ke Solo malam itu. Bagaimana kalau tiba-tiba Ine melahirkan ? Siapa yang mengantar ke RS, dalam situasi seperti itu.

Setelah tanya beberapa rekan, akhirnya saya pesan taksi agar menjemput di lobby, setelah saya selesai mengajar pk.18.00. Usai mengajar, saya segera berangkat ke Gambir. Setelah diskusi sebentar dengan pak supir, kami putuskan untuk mengambil jalan memutar, lewat tol kebun jeruk. Jalur ini lebih jauh, tetapi kami tidak mau mengambil resiko kalau nanti tidak bisa melewati blokade warga di jalan tol ulujami. Soalnya sekitar pk.5 sore, kata pak sopir banyak kendaraan yang terpaksa berbalik karena tidak dapat melewati jalan itu. Alhamdulillah perjalanan kami lancar. Kemacetan hanya satu tempat, di perempatan Tomang, karena waktu nyala lampu hijaunya terlalu singkat dibandingkan volume kendaraan yang akan melintas. Sekitar pk.19.20 akhirnya saya tiba di stasiun Gambir. Alhamdulillah, tidak terlambat kereta, karena jadwalnya 20.45 (Taksaka ke Yogya).

Sampai di Yogya, saya norikae dengan kereta prameks (prambanan ekspres) dan tiba di Solo Balapan pk.07.00. Dalam perjalanan ke rumah, sepanjang jalan di manahan banyak terlihat pohon dan ranting yang tumbang, menandakan hebatnya angin puting beliung yang kemarin menyerbu Solo. Ternyata kemarin yang mati listrik bukan hanya sebagian kompleks saya, melainkan seluruh Solo. Lengkapnya dapat dibaca di SoloPos. Rabu pagi saya baca di detik.com dan kompas, ternyata blokade warga di tol ulujami masih berlanjut (berita a.l. di detik.com , kompas). Semoga saja segera ada penyelesaian yang memuaskan kedua belah pihak, sehingga tidak menyulitkan pemakai jalan tol tsb.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

2 Balasan ke Jalan tol di Jakarta diblokade, angin puting beliung menerjang Solo

  1. edratna berkata:

    Wahh deg2an ya, memang hidup di Jakarta harus siap akrobat setiap saat, apalagi jika mau bepergian harus rajin lihat berita di internet atau mendengarkan radio. Syukurlah sampai Solo dengan selamat.

  2. Sport jantung juga ya?
    Syukurlah semua berjalan dengan lancar dan semuanya selamat.

    Salam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s