Hari-hari sibuk : bedah buku di ITB & menjelang kelahiran

Hari Senin malam (3 Des 2007), saya berangkat dari Solo Balapan ke Bandung, naik kereta Turangga pk.22.10. Bapak dan Ibu menginap di rumah, menemani Tika dan Ine, berjaga-jaga kalau-kalau saat saya tinggal Ine melahirkan.

Sampai di Bandung, sekitar pk.07.00. Udara cukup sejuk, mungkin karena habis hujan. Dari stasiun, saya naik taksi ke ITB. Alhamdulillah akhirnya saya sampai juga di kampus ITB. Ini kampus saya juga. Jadi teringat saat dulu diterima di jurusan Informatika (1989), sebelum akhirnya saya mengundurkan diri saat menerima beasiswa ke Jepang. Beberapa teman seangkatan ada yang tetap mengabdi di kampus, menjadi staf pengajar di jurusan Informatika (sekarang jadi satu dengan elektro, menjadi STEI). Setelah kontak dengan kang Acep Purqon, akhirnya kami ketemu juga, dan menuju ke aula barat, menyimak presentasi beberapa professor di seminar yang diselenggarakan.

Sementara itu, Ine mengirim kabar dari Solo, kalau hasil konsultasi pagi itu (07.30) dengan bu Sulis menyimpulkan agar selambat-lambatnya hari Kamis pagi, harus operasi caesar. Kasus yang dialami istilahnya “kandungan menggantung”. Pada kehamilan2 sebelumnya, hal ini tidak terjadi. Sedangkan untuk kehamilan yang sekarang, baru diketahui saat usia kandungan sekitar 37 minggu. Posisi kandungan ini menyebabkan janin sulit untuk masuk ke posisi kunci, sulit untuk masuk ke posisi siap lahir. Adik saya yg kebetulan dokter juga, mencari informasi dari beberapa temannya, mengenai kasus yang dialami Ine. Dari informasi yang dikumpulkan, kalau kesulitan melahirkan itu dikarenakan posisi tsb., solusinya adalah caesar, dan semakin cepat semakin baik, karena sudah tidak ada lagi yang ditunggu. Kenapa terjadi posisi menggantung ? Dari informasi yang diperoleh, posisi ini terjadi biasanya pada orang yang sudah hamil beberapa kali, karena otot penyangga-nya saat itu tidak sekuat saat kehamilan2 sebelumnya. Rasanya masuk akal juga, karena saat ini adalah kehamilan ke-4 bagi Ine. Setelah berdiskusi, akhirnya kami putuskan untuk mempercepat caesar, bukan hari Kamis, melainkan hari Rabu, agar saya bisa menemani Ine (Rabu malam, saya sudah harus berangkat ke Serpong untuk mengajar). Akhirnya diperoleh konfirmasi jadwal dengan bu Sulis, bahwa operasi caesar Insya Allah akan dilangsungkan hari Rabu 5 Des 2007, pk.08.00.

Di Bandung, acara bedah buku Kendali Cerdas-nya Pak Son dibuka sekitar pk.13.20. Saya mendapat giliran pertama presentasi dengan tema “Softcomputing: sebuah bahasa untuk multi-ilmu” sekitar 30 menit. Setelah itu disambung dengan kuliah umum Prof.The How Liong. Saya baru sekali ini ketemu Prof.The, walau sebelumnya sudah beberapa kali berinteraksi lewat internet. Kuliah Pak The terdiri dari 9 slide, dan disampaikan dengan menarik sekali, mengenai tiga pilar fisika : partikel elementer, kosmologi, dan sistem kompleks. Beliau ceritakan juga riset-riset yang sudah dilakukan di ITB, terutama di bidang sistem kompleks. Kuliah ini sekaligus tribute kepada beliau, yang akan segera memasuki masa pensiun. Usai kuliah pak The, dilanjutkan dengan paparan Pak Son Kuswadi mengenai buku yang beliau tulis : Kendali Cerdas. Buku ini dikomentari oleh dua dosen ITB : Pak Bambang dan Pak Andriyan. Buku tulisan pak Son ini mirip rekam jejak, pengalaman beliau bertahun-tahun menekuni bidang robotika. Ulasan pak Son menarik. Beliau ini memang terkenal pandai bercerita 😀

Usai acara bedah buku, saya silaturahmi ke tempat Pak Suwarno. Dulu pak Suwarno tinggal di Nagoya saat menyelesaikan studi S3. Saat ini beliau menjabat sbg. wakil dean di STEI. Senang bisa silaturahmi dengan pak Suwarno sekeluarga. Saya diantar ke stasiun, karena harus mengejar kereta Turangga ke Solo pk.19.00.

Rabu dini hari, sekitar pk.03.15, saya tiba kembali di Solo Balapan, dan langsung ke rumah. Bapak Ibu bermalam di rumah, menemani Tika dan Ine. Ine sudah mulai puasa sejak semalam, dan pagi ini harus sudah di RS.Triharsi pk.06.30. Operasi dijadwalkan pada pk.08.00. Mohon doanya agar operasi caesar berlangsung dengan lancar dan selamat.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga, talk & seminars. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s