Rokok

Tika tanya ke saya, “Itu tangan bapak kenapa ?” Saya jawab, kalau tangan bapak luka kena rokok. Saat berdesak-desakan naik kereta di pasar Senen hari Selasa kemarin, ada seorang penumpang yang rokoknya belum habis. Dia ikut berdesak-desakan dan rokoknya ditenteng di bawah. Mak nyuss ! Bukannya enak makanan seperti acara Pak Bondan, tapi tangan saya tersengat api rokok. “Mas, matiin dong !” begitu saya bilang.

Saya sering dibuat jengkel oleh para perokok. Kalau merokoknya di ruang tersendiri, atau jauh dari mereka yang tidak merokok sih tidak masalah. Tapi seringkali mereka merokok tanpa mempedulikan kalau sekelilingnya banyak orang yang tidak merokok. Asapnya itu lho yang tidak mereka pedulikan akan terhisap oleh orang lain. Kadang anak kecil atau bayi pun dipaksa menghirup asap rokok itu. Istri saya yang punya asma pun akan terpaksa menghirup rokok. Dan masih banyak masyarakat lain yang terganggu oleh asap rokok mereka. Kalau mau merokok sih silakan saja. Tapi seharusnya mereka berempati kepada orang lain, misalnya dengan mencari tempat yang sekiranya asap itu tidak mengganggu bayi, anak-anak dan orang yang tidak merokok.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Rokok

  1. Mardies berkata:

    Tapi seharusnya mereka berempati kepada orang lain, misalnya dengan mencari tempat yang sekiranya asap itu tidak mengganggu bayi, anak-anak dan orang yang tidak merokok.

    Ah, seperti mimpi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s