Pak ketipak ketipung

Kamis dini hari pk 3 am. Saya baru saja selesai mempersiapkan slide untuk presentasi besok siang di hotel Sahid. Senang rasanya bisa bekerja di malam hari seperti ini. Jadi ingat saat masih kuliah dulu, saya sering bangun malam buat melanjutkan pekerjaan. Kadang bersepeda pergi ke lab. tengah malam dan pulang esok-nya. Suasana hening dan sepi di malam hari sangat pas untuk berkonsentrasi.

Saya jadi ingat cerita heboh Ine semalam. Dia sedang kerja keras ngasih minum Alya, sedangkan Tika berjoget ria ke sana sini, loncat-loncat di bed,  sambil menyanyi pak ketipak ketipung suara gendang bertalu-talu.  Hohohoho…..dari mana ya Tika tahu lagu itu ya ? Saya cari di youtube, ketemu juga videonya, yang dinyanyikan Emilia Contessa. Wuah…jadul amat ! Ya udah, saya harus ikut latihan menghafal agar nanti sampai rumah bisa joget bareng Tika.

Pak ketipak ketipung, suara gendang bertalu-talu.
Serentak hati bingung, Hati di dalam siapa yang tahu.
Pak ketipak ketipung, suara gendang bertalu-talu.
Serentak hati bingung, Hati di dalam siapa yang tahu.

Jangan termenung, jangan menggoda
Kisah yang lain, banyak menanti
Jikalau aku tiada siapa
Jangan dibawa bersusah hati

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

5 Balasan ke Pak ketipak ketipung

  1. Niken berkata:

    Anak kecil memang suka menyanyi. Saya teringat dengan lagu yang sering saya dendangkan waktu kecil, diajari di TPA (senandungnya mirip lagu “Sedang apa..” yang diajarkan di Pramuka):

    _______________________________________
    Amal apa..amal apa…yang disukai Allah…
    Sembahyanglah…sembahyanglah…tepat pada waktunya…

    Apa lagi…apa lagi…yang disukai Allah…
    Berbhaktilah…berbhaktilah…pada ibu dan ayah…

    Apa lagi…apa lagi…yang disukai Allah…
    Berjuanglah…berjuanglah…berjuang di jalan Allah…
    _______________________________________

  2. saya waktu lagi di kelas malah tiba2 aja kepikiran lagu lama itu
    tapi anehnya saya belum tau siapa yang nyanyi..
    ingatnya cuma lirik pak ketipak ketipung dan suara gendang bertalu-talu
    alhasil dan dengan sedikit kerja keras..
    saya tanya paman google..
    hehehe
    saya ketik: “suara gendang bertalu-talu”
    eh..
    nemunya malah di sini
    makasih bro!!

  3. andy berkata:

    thank’s lirikny ya………………jadul bget
    cari lirik ini setelah lihat konser sang pemimpi
    kengan lama bersemi kembali

  4. Laily berkata:

    O, ternyata Emilia punya tho. Kupikir itu lagu daerah Sumatera sana,soalnya pertama kali tahu lagu itu dari film Naga Bonar yang bersetting Sumatera.

  5. elfataya berkata:

    i like this,………..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s