Harga satu sendok gula Rp 2000,- ?

Harga sembako naik, memang itu yang “seharusnya terjadi”..hiks (T_T). Tetapi pagi ini saya baru sadar, kalau harga gula satu sendok kecil ternyata mahal amat….Rp 2000,- Biasanya kalau makan pagi di warung belakang kantor, akan selalu dapat teh tawar gratis. Tapi begitu order teh manis, ada tambahan charge Rp 2000,- padahal selisihnya cuma gula satu atau dua sendok saja. Lain kali lebih baik saya bawa gula sendiri saja, agar bisa hemat Rp 2000,- Dua ribu bisa dapat apa sih ? Bakpao separuh, atau indomie 2 bungkus, atau bensin 0.4 liter, atau parkir dua kali, atau ngasih dua orang pengamen. Itu semua setara dengan satu sendok gula. (^^; Tapi yang jelas, nggak ada pengamen atau tukang parkir yang mau dikasih bayaran dengan satu sendok gula.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di Indonesiaku. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Harga satu sendok gula Rp 2000,- ?

  1. ardi berkata:

    terimakasih sharing pengalamannya mas Anto :-).
    sepertinya sebentar lagi tidak ada yg gratis…apalagi kalo penjualnya tahu bahwa konsumennya bakal bawa gula sendiri :-P.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s