Rangkuman diskusi pembentukan institusi/lembaga riset

Posting di milis komunitas softcomputing Indonesia (sc-ina@yahoogroups.com)

  1. Diskusi beberapa hari terakhir mengerucut ke satu pendapat bhw. diperlukan satu institusi/lembaga/grup riset yang berfungsi sebagai “ujung tombak” menangkap peluang- peluang kerjasama dengan pihak luar, maupun mewadahi kolaborasi internal komunitas untuk merealisasikan berbagai inovasi penelitian agar bisa dirasakan manfaatnya.
  2. Peb
    Bagaimana kalau dibentuk semacam lembaga/institusi riset (center of excellence) non-universitas yang bersifat aplikatif (menghasilkan produk komersil) yang berdasarkan riset. Pengisinya adalah mahasiswa S2, S3, maupun postdoc yang sedang melakukan tesis/disertasi.
  3. Paul
    barat pedang bermata dua, lembaga/institut riset itu harus mampu menghasilkan produk komersil (mendatangkan finansial), sementara hasil2 riset yang dikembangkan selama pengembangan produk tersebut dapat dipertanggungjawabkan dalam forum akademik. Mahasiswa S2 boleh mengambil tugas akhir yang berhubungan langsung dengan riset semacam ini. Sementara S3 sudah terlibat praktis di dalam riset. Bisa dikatakan, nyaris sudah tidak ada lagi S3 yang murni hanya mengerjakan riset literatur dan duduk-dengar di bangku kuliah tanpa melakukan riset praktis. Tapi penanggung jawab proyek di institut/lembaga riset tersebut tetap di tangan orang2 tertentu yang berkualifikasi dan berpengalaman, levelnya mulai tamatan S2.
  4. Azhari
    Upaya merealisasikan ide di atas mungkin memerlukan perjalanan perjalanan panjang, spt. penyusunan proposal, pendanaan dsb. Bagaimana kalo kita beraliansi dulu dengan lembaga riset non pemerintah yang sudah ada dinegara manaju. Misalnya sebagai kecil, 1/4, atau 1/2 dari ambisi mereka itu kita wujudkan oleh tim-para pakar dari soft computing kita disini. Hingga kita mampu membesarkan dan membentuk lembaga sendiri yang sama seperti mereka dan non pemerintah.
  5. Putu
    Kita bisa mulai dari membuat library/modul/toolbox dari algoritma2 soft-computing (SVM, LDA, NN, dsb). Mungkin diluar sana banyak sekali tool/library yang sejenis, baik yang free maupun komersial, tapi saya yakin kalau kita koding sendiri, akan lebih menambah pemahaman. Jika sudah punya modul/library selanjutnya kita tingkatkan lagi untuk merealisasikan sebuah produk.

Tambahan Anto:

  1. Saat ini formalisasi komunitas sc-ina tengah dilakukan. Kalau organisasi formal ini telah terbentuk, lembaga riset di atas saya rasa bisa saja diwujudkan dalam payung keorganisasian.
    Anggota tim task force

    1. Soesianto Fransiskus (Univ. Atmajaya Yogyakarta)
    2. Son Kuswadi (Politeknik ITS)
    3. Anto Satriyo Nugroho (PTIK-BPPT)
    4. M. Rahmat Widyanto (Fasilkom Univ. Indonesia)
    5. Chastine Fatichah (T.Informatika ITS)
    6. Budi Santoso (T.Industri ITS)
    7. Denny Hermawanto (LIPI)
    8. Pitoyo Hartono (Future University, Hakodate, Japan)

    dengan agenda kerja

    1. Merumuskan AD/ART untuk mendapatkan persetujuan anggota lewat milis
    2. Mengurus akta notaris
    3. Merancang rencana jangka pendek / panjang organisasi ini untuk mendapatkan persetujuan anggota lewat milis
    4. Melaksanakan pemilihan ketua/wakil ketua melalui voting online
  2. Beberapa upaya telah dirintis, a.l web sc-ina. Silakan rekan-rekan akses ke http://soft-computing.org Terima kasih kepada rekan-rekan tim web (Pak Ronald Saragih, pak Tri Basuki, pak Philips, pak Yusro, pak Akeda Bagus, dll) Mungkin kerjasama kita bisa dimulai dari turut membantu tim web dalam pengelolaan konten, sebagai media publikasi keberadaan kita ke pihak luar.
  3. Jika rekan-rekan setuju, bisa saja kita agendakan kopi darat (ke-3) apakah di Jakarta, Jogja, Bandung, Surabaya atau kota lain, untuk bersilaturahmi dan mendiskusikan agenda-agenda yg telah kita bicarakan di milis. Tentunya kendala geografis tidak memungkinkan kehadiran semua anggota. Jadi hasil diskusi itu nanti dishare lagi ke milis untuk kita bicarakan bersama.

Demikian resume dari diskusi yg berkembang. Silakan rekan-rekan menanggapinya.

Anto S. Nugroho

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado. Tandai permalink.

2 Balasan ke Rangkuman diskusi pembentukan institusi/lembaga riset

  1. niken berkata:

    Subhanallah, bagus sekali pak!! Semoga suatu saat nanti saya bisa ikut bergabung memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa. Amin

  2. ipang berkata:

    mantab juga rangkuman kau

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s