Kalau Sabtu tiba….

Sabtu pagi, saya jadi teringat waktu tinggal di Nagoya. Kami punya “ritual”, kalau pagi kami sekeluarga (waktu itu baru baru ada Tika) sarapan di mister donut gokiso. Saya bawa buku, buat sekedar ada bacaan mengisi waktu luang. Sambil menikmati cafe au lait dan menyantap donat, saya dan Ine ngobrol apa saja…yah layaknya orang pacaran deh ….huhuuuy…..:D  Setelah itu pulang ke rumah.

Agak siang sedikit, kami bertiga bersepeda lagi ke Aeon chikusa. Tika nangkring di keranjang depan sepeda. Di Aeon kami belanja membeli sayur, telur, susu, dan berbagai kebutuhan sehari-hari. Kadang habis berbelanja, kami mampir ke starbucks. Kopi starbucks harganya yang paling murah sekitar 250 yen, sedikit lebih mahal daripada kopi “glodak” yang harganya 110 yen. (Kopi glodak ini sih bahasanya Hana-chan, maksudnya kopi yang dijual di vending machine, yang kalau jatuh bunyinya glodak).  Di Aeon indomie dijual sekitar 90 yen, berarti kopi starbucks secangkir harganya setara dengan 3 bungkus indomie.

Sabtu pagi ini saya jadi teringat kenangan manis itu. Sayang Ine dan anak-anak tidak berada bersama saya di Jakarta. Entah mimpi apa semalam, koq pagi ini tiba-tiba  terbetik niat untuk minum kopi di starbucks.  Tapi secangkir starbucks di Jakarta sangat mahaaal. Yang paling murah kalau nggak salah 17 ribu-an.  Bowo-kun (Todai no Bowo-kun) kalau habis renang pernah saya ajak ke starbucks. Tapi begitu melihat harganya langsung komentar pendek “yameyo..” 😀  dan nggak jadi mampir.  Kalau diukur memang mahal sih. Secangkir kopi starbucks di Indonesia setara dengan 16 bungkus indomie, atau nilainya 5 kali lebih mahal daripada di Jepun. Saya lirik kantung plastik yang tergantung masih berisi 2 bungkus mie sedap, hampir setara dengan secangkir kopi starbucks di Nagoya…..Aha…… 😀

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di living in Japan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s