Catatan akhir pekan

Minggu ini saya bertemu dengan beberapa kawan lama di seminar, maupun di acara kumpul2 sesama alumni SMA. Saya urutkan dari hari Selasa.

Selasa, 9 Des 2008, saya ikut hadir pada acara kumpul-kumpul alumni SMA1 Solo angkatan 89. Acara diselenggarakan di gudeg kandjeng, rumahmakan “Gudeg Kandjeng”, yang dikelola oleh Anton, salah seorang teman sekelas saya dulu. Warung Anton terletak di daerah bulungan, dan menjual makanan-makanan tradisional Jawa. Antara lain gudeg, garang asem, beras kencur, dan …waah, pokoknya beragam deh. Saya pesan garang asem dan es beras kencur.  Sayang saya tidak dapat ikut sampai selesai, dan pamit lebih awal.

Kamis, 11 Des 2008, saya bertugas menjadi moderator di symposium yang diselenggarakan di pusat  studi Jepang. Saya datang pagi-pagi, sekitar pk.07.10. Acaranya sebenarnya mulai pk.08.00 dengan registrasi, dan simposium dijadwalkan pk.9-10 pagi. Lebih baik menunggu, daripada ditunggu. Begitu prinsip saya. Sambil menunggu registrasi dibuka, saya ngobrol dengan seorang peserta simposium, bu Lia. Beliau lulusan sastra Jepang UI juga. Akhirnya simposium dimulai. Sesuai dengan permintaan panitia, saya memoderasi diskusi dengan bahasa Inggris, walau untuk aisatsu, memakai bahasa Jepang.  Pertama-tama Prof.Keisuke Nakamura memberikan pengantar, sekitar 5 menit. Selanjutnya  Dr. Tirta N. Mursitama menyampaikan resume hasil penelitian S3 beliau “Collective Studies on Capability and Performance of the Firms in Indonesia”. Presentasi berikutnya adalah “The Japanese Technology Transfer and Capacity Building of Local Companies in Indonesia”, oleh Dr.Padang Wicaksono. Mas Padang adalah mahasiswa bimbingan Prof.Nakamura.  Waktu yang dialokasikan hanya 1 jam, sehingga sebelum seminar mulai, kami sepakat untuk membaginya 5+20+20+15. Lima menit Prof.Nakamura, 20 menit untuk presentasi Dr.Tirta, 20 menit berikutnya presentasi Dr.Padang, dan 15 menit untuk tanya jawab. Sebenarnya untuk studi level S3, waktu 20 menit tidak akan cukup untuk menjelaskan seluruh temuan mereka. Sehingga yang ditampilkan adalah hasil-hasil dan kesimpulan yang signifikan. Selesai presentasi, waktu pertanyaan tinggal 10 menit. Tetapi panitia memberikan catatan ke saya, kalau floor terlihat antusias, waktu bisa diperpanjang 15 menit, sehingga diakhiri pada 10.15. Ada dua pertanyaan yang diajukan, dan dijawab oleh Mas Padang dan mas Tirta. Audiens terlihat antusias, dan sepertinya banyak yang ingin mengajukan pertanyaan, karena tema yang disampaikan sangat menarik. Tetapi karena keterbatasan waktu, akhirnya saya terpaksa mengakhiri sesi tersebut sesuai jadwal, yaitu 10.15.

Pada acara tsb. saya banyak berkenalan dengan rekan-rekan di PSJ, maupun rekan-rekan UI yang lain. Di antaranya mbak Susy, yang selama ini saya kenal posting-nya saja di milis j-i_link, bu Sobichatul Aminah, bu Lea, mas Ali, dan beberapa bapak/ibu yang lain. Ada kejutan pada hari tsb. yaitu di antara audiens, saya temukan Prof.Ikuro Yamamoto. Pak Yamamoto adalah teman lama saya sejak 17 tahun yang lalu, saat sayadatang  di Nagoya. Beliau adalah sesepuh PPI Nagoya. Pak Yamamoto adalah orang Jepang yang sangat memahami kultur Indonesia. Jadi kalau ngobrol dengan beliau, nggak ada bedanya dengan ngobrol dengan orang Indonesia.  Bahasa Sunda juga sedikit-sedikit faham, karena bu Yamamoto adalah orang Garut.  Pak Yamamoto juga kaget waktu lihat saya ada di depan, menjadi moderator. Yah, semua serba kebetulan. Kebetulan saat itu pak Yamamoto sedang berada di Indonesia. Sayang beliau sudah harus kembali ke Jepang hari berikutnya. Padahal hari Minggu besok, ada reuni alumni Nagoya angkatan 90 an awal di rumah Pak Andi Eka Sakya. Selain pak Yamamoto, saya juga ketemu mbak “Menik”, maksud saya bu Daulah yang dulu studi di Nagoya University. Mbak Menik saat ini bekerja sebagai dosen di fisipol UGM. Senang sekali bertemu dengan teman lama, maupun berkenalan dengan teman-teman baru yang bidangnya berlainan sama sekali dengan saya yang engineer.

Hari Minggu besok, rencananya ada pertemuan kangen-kangenan/reuni. Yang kemungkinan hadir umumnya yang tinggal di Nagoya sekitar awal tahun 90-an. Pada saat itu saya jadi yang paling muda di antara rekan-rekan PPI, yang mungkin terakhir ketemu adalah th.94/95 an. Ah, sepertinya acara besok bakalan menyenangkan. tanoshimini shitemasu.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di gado-gado. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s