Catatan akhir pekan yang sibuk

Minggu kemarin saya kembali ke Jogja, bukan ke Solo. Kebetulan Ine akan reuni dengan teman-teman SMA-nya di Jogja, sehingga anak-anak diajak ke Jogja semua. Turun di Jogja saya naik ojek ke rumah kakaknya Ine. Anak-anak senang banget berkumpul dengan bapaknya setelah tidak ketemu 2 minggu.

Pagi itu kami jalan-jalan ke kota baru, ke tempat produksi coklat Monggo. Coklat Monggo adalah kreasi seorang warga Perancis yang mencintai budaya Indonesia/Jawa. Kalau nggak salah dia kuliah di UGM. Coklat monggo adalah perpaduan antara coklat sebagai makanan modern dengan jahe, atau bahan-bahan lain yang khas tradisional Jawa. Kemasannya apik, dan profesional. Ada gambar wayangnya dengan warna kuning emas, sehingga kesan tradisional-nya terasa kuat.  Saat itu pertama kali bagi saya berkunjung ke kota baru, kota kuno di Jogja. Saya jadi teringat dengan Kyoto. Ada kemiripan suasana antara keduanya.

Selesai dari coklat Monggo, Ine dan Alya berangkat ke tempat reuni, sedangkan saya dan Tika main ke Carrefour Ambarukmo. Tika main luncuran selama 30 menit (koq nggak capek ya ?), dan setelah itu saya ajak ke toko buku. Dia sangat bersemangat, waktu tahu diajak ke toko buku. Begitu masuk Gramedia, Tika langsung jalan sendiri mencari pojok buku cerita anak-anak. Rupanya dia sudah mengincar cerita ttg princess. 🙂

Siang itu saya mendadak harus pulang ke Solo, karena ada order terjemahan mendadak yang harus segera saya selesaikan. Akhirnya anak-anak dan Ine tinggal di Jogja, sedangkan saya naik kereta prameks (Prambanan Ekspres) ke Solo.

Sambil mengerjakan terjemahan, saya mencari-cari paspor hijau. Kebetulan saya mendapat limpahan dari dik Winry, adik ipar saya yang memperoleh hadiah umroh. Karena dik Winry sudah ke Mekkah, akhirnya dilimpahkan ke saya (thanks ya dik). Paspor ternyata nggak ketemu juga.

Hari Minggu Tika, Alya dan emaknya datang. Di rumah mereka heboh, dan sulit disuruh tidur siang. Saya sempat marah-marah dengan Tika. Sorenya saya berangkat ke Jakarta, pk.17.00 karena mengejar kereta Senja Utama 18.00.  Saat itu Tika masih tidur, sehingga saya tidak sempat pamit, dan hanya mencium pipinya saja. Saat di dalam kereta, saya merasa bersalah, karena sempat marah-marah dengan Tika. Padahal waktu pertemuan kami tidak lama, hanya 2 hari, setelah 2 minggu tidak ketemu. Ah, mengapa saya tidak bisa bertahan lebih sabar ? Maafkan bapak ya, nduk. Setelah malam, saya telpon Ine. Kata Ine, waktu Tika tahu saya sudah berangkat saat dia masih tidur, Tika jadi sempat hampir menangis. Untung bisa dihibur oleh Ine, dan nggak jadi menangis.

Kereta tiba di Jakarta sangat pagi, masih sekitar pk.04.30 am, bertepatan dengan Azan Subuh. Saya putuskan untuk naik ojek ke Sari Pacific, dan “numpang mandi” di fitness centernya. Kebetulan saya member, dan fitness center tsb. buka 24 jam.

Hari Senin sangat sibuk. Setelah rapat bidang, saya segera menyusun proposal untuk insentif riset dari Dikti. Ada pemberitahuan mendadak, bahwa summary-nya harus disusun siang itu juga. Kontan kami jadi sibuk semua menuangkan ide penelitian, walau sebelumnya sudah dibicarakan.

Siang itu juga saya nggak sengaja ketemu teman lama di Tokyo, Prof.Lukman Hakim (wakil ketua LIPI).  Ketemunya juga kebetulan, waktu saya masuk lift beliau juga berada di lift yang sama. Mas Lukman awet muda, nggak jauh beda sama waktu di Tokyo, ha ha ha 🙂 Saya sekaligus mengucapkan selamat, dan mohon maaf karena tidak dapat menghadiri pernikahan puteri pertamanya (si Kakak/Ayuna) dua minggu yll.

Akhir pekan yang sibuk & melelahkan (^^;

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

4 Balasan ke Catatan akhir pekan yang sibuk

  1. Ine berkata:

    Coklat Monggo di Kotagede yaa.. bukan Kotabaru. Rasa jahe tinggal 1/3 aja. Huh tiap buka kulkas selalu tergoda untuk mencubit sedikit.Yang bungkusan kecil2 diambil Tika dan Alya dikit-dikit juga. hehehe…

  2. bocahbancar berkata:

    Wah istirahatnya sudah selesai kan Pak..

    Sudah bersemangat kembali kan he he he..

    Salm Bocahbancar….

  3. ree jogja berkata:

    wah jadi pengen beli coklat monggo nehhhhhh
    brapa harganya ne pak ko gak di tampilin coklatnya se????
    he……….heeeeeeeeee….

    coz ternyata hari yang super sibuk dan melelahkan itu bisa juga dijalani meski harus marah2,

    makasih corat2nya yang selalu jadi ketagihan untuk mampir ne????????

    http://priyayimagelang.blogspot.com

  4. Mike berkata:

    Just passing by.Btw, you website have great content!

    ______________________________
    Don’t pay for your electricity any longer…
    Instead, the power company will pay YOU!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s