Guruku tersayang

Beberapa saat yll. saya menulis langkanya lagu-lagu untuk anak. Beberapa saat yll. saya temukan video laskar pelangi, dengan back song yang sangat indah dan menyentuh.  Siapa yang mengarang lagu ini ya ? Mata saya berkaca-kaca setiap mendengar lagu ini. Saya jadi ingat guru-guru saya sejak kecil yang hingga sekarang masih jadi kenangan indah. Betapa tulus mereka mengajar kami.

Pagiku cerah ku.. matahari bersinar
Kugendong tas merah ku di puncak
Slamat pagi smua ku natikan dirimu
Didepan kls mu menantikan kami..

Guruku tersayang guru tercinta
Tanpamu apa jadinyaku
Tak bisa baca tulis mengerti banyak hal
Guruku terima kasih ku

Nyatanya diriku kadang buat mu marah
Namun segala maaf kau berikan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Tulisan ini dipublikasikan di gado-gado, Indonesiaku. Tandai permalink.

7 Balasan ke Guruku tersayang

  1. Risa Suryana berkata:

    Mas Anto ada salah ketik “puncak” seharusnya “pundak”. Saya baru saja nonton laskar pelangi jadi teringat masa2 SD dulu. Kalo hujan turun, di beberapa tempat ada yg bocor terpaksalah kami menyiapkan ember untuk menampung air. Kalo hujannya terus gak berhenti, terpaksalah kami buka sepatu dan siap2 kerja bakti menghalau air hujan agar tak masuk ke dalam kelas. Itulah sekelumit kisah sekolah di SD Inpres.

  2. aulia berkata:

    Kata kepala sekolah sdku dulu ,orang-orang jepang sangat menghargai gurunya..
    dan bapak juga ya,,sangat menghargai guru-guru Bapak

  3. elita berkata:

    ya..saya jg pas liat di Kick Andy sampe nangis…
    lagunya menyentuh sekali.
    guruku tersayang, guruku tercinta
    tanpamu apa jadinya aku?
    saya ingat guru2 waktu SD dulu…….

  4. alfi berkata:

    kalau tidak salah ini lagunya melly goeslaw…..
    memang syairnya sangat menyentuh….. buat seluruh guru di Indonesia …. terimakasih

  5. nany berkata:

    lagunya memang bagus
    gak berapa lama yang lalu sepupu yang masih 4 tahun menyanyikan lagu itu dengan sangat fasih.
    ketika ditanya siapa yang ngajarin, dia mengatakan klu lagu itu sering dinyanyikan di TK dan diajarkan oleh ustadzahnya.
    hahaha, mungkin karena tidak merenungi syairnya dengan baik. lagu itu terdengar sangat lucu.rasanya sukar untuk terharu palagi sampai mata ini berkaca-kaca. khkhk

  6. rita berkata:

    ada yang punya notasi angkanya ….. mau dech

  7. unggul sudarmo berkata:

    padahal kamu dulu ndak pernah buat aku marah lho

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s