Tika ditindik

Beberapa hari yang lalu Tika mendapat anting-anting dari temannya. Anting-anting mainan sih, tetapi Tika sangat terkesan dan ingiiiiiiiiiin banget bisa memakai anting-anting itu. “Ibu, Tika pengin ditindik biar bisa memakai anting-anting”, pintanya. Memang Tika dan Alya saat lahir tidak kami tindik. Tika, karena lahir di Nagoya, mengikuti aturan di Jepang tidak diperkenankan ditindik. Anak perempuan di Jepang tidak memakai anting-anting. Di sekolah  (Playgroup/TK/SD) di Jepang, setahu saya justru dilarang memakai anting-anting, karena khawatir ditarik dan dibuat main teman-temannya. Akibatnya saat pulang ke Indonesia, kami sering ditanya, Tika dan Alya apakah laki-laki ? Karena kalau anak perempuan di Indonesia, kan selalu pakai anting-anting.

Akhirnya Tika kami ijinkan untuk ditindik. “Kalau ditindik apakah sakit bu ?”, tanya Tika. “Sakit sedikit, seperti dicubit”, kata ibu. Hari Senin, 8 Feb 2010, Tika, Alya dan Ine beramai-ramai ke RS PKU. Sampai di RS, ditanya oleh perawat “Mana tindikannya ?”. Ine bengong…”emang mesti bawa ya bu ?” “Iya”, kata perawat. Walah…akhirnya  Ine dan anak-anak ke SGM dan beli anting-anting di toko mas. (Iya lah…masak buat tindikan, memakai anting-anting mainan dari teman Tika ..hi hi hi).  Proses tindik pun berlangsung lancar. Yang ditindik hanya Tika. Adiknya entar saja kalau sudah besar.

Sampai di rumah Tika cerita ke ibunya “Bu, besok pasti Pingkan (teman Tika) bilang: Aduuh Tika jadi cantik sekali….Terus bu Feni (guru) pasti juga bilang Opo to kuwi ? Koq dadi cantik saiki ? ….Terus Kelvin (ini teman kamu yang ganteng ya nduk ?) akan  bilang hooeeeyy…..Tika nganggo anting !! Gitu”  Mendengar cerita itu saya ngakak…Oalah nduk…..nggak nyangka kamu narsis juga ya, Nak.

Ine cerita, kalau Tika setelah mandi kemudian bercermin di depan kaca melulu.Katanya, “Ibu…aku sudah siap untuk menyanyi dan konser…juga karaoke”, kemudian nyanyi di depan TV sambil pura-pura pegang mic. hahahahaha 😀

Selasa siang
Saya telpon ke rumah, pengin dengar bagaimana pengalaman Tika di hari pertama sekolah dengan pakai anting-anting. Tapi Tika enggan ngomong dengan saya. Saya tanya Ine, bagaimana tadi di sekolah. Adakah yang ngomentari anting-anting Tika ? Ine bilang kalau kata Tika nggak ada yang berkomentar….Aduuuh…kasihan Nduk (T_T).  Jangan khawatir, nanti kalau bapak pulang, bapak akan siap mengomentari anting-antingmu. Udah gitu dik Alya sedang usil: suka mencubit-cubit kakaknya….sampai menangis….hoaaaaa….  😀

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

2 Balasan ke Tika ditindik

  1. REGNA berkata:

    WELEH…WELEH….:-)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s