Apa yang sebaiknya kita lakukan ?

Suatu sore saya menyeberang jembatan di atas Sarinah, sambil telpon anak saya, Alya (4 tahun), yg menyambutnya dg riang.  Tiba2 saya terpaku melihat anak ini, yg seusia Alya juga, tertidur di bawah. Saya tercekat. Karena nasib anak saya dan anak ini bagaikan bumi dan langit. Anak saya bahagia, sedangkan anak ini terlantar. Kemungkinan besar, anak ini bukan anak kandung ibu yang tidur di sebelahnya, melainkan salah satu balita yang jadi korban eksploitasi untuk mengemis.  Apa yang sebaiknya kita lakukan ?

Beberapa teman berpendapat, bahwa selama kita memberikan uang kepada mereka, kasus eksploitasi ini tidak akan pernah selesai.  Mungkin pendapat ini benar, yaitu agar para pengemis itu berubah pikiran, tidak memanfaatkan anak-anak balita lagi. Tetapi mengharapkan kesadaran mereka memerlukan waktu panjang, dan anak itu tidak lebih baik nasibnya. Salah seorang teman saya di FB memberikan makanan daripada uang, syukur kalau kita mau menungguinya agar makan dari apa yang kita berikan.  Saya lebih suka pendapat kedua ini, karena lebih manusiawi untuk si balita. Entah sampai kapan derita balita itu akan berakhir.

Related Links:

https://asnugroho.wordpress.com/2011/11/25/eksploitasi-anak-sampai-kapan-akan-berakhir/

https://asnugroho.wordpress.com/2011/10/06/stop-eksploitasi-anak/

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di potret Indonesiaku. Tandai permalink.

3 Balasan ke Apa yang sebaiknya kita lakukan ?

  1. Kontraktor berkata:

    memberikan uang jg sebenernya kurang baik, karna membuat mereka menjadi malas…
    doakan saja itu yg lebih baik…

  2. sangat memprihatinkan, hanya pemerintah yang bisa mengubah hidup mereka dengan melakukan pembelajaran untuk menjadi orang yang bermanfaat

    Mohon maaf sebelumnya
    Berkenan kah sahabat bila bertukar link dengan blog saya yang sederhana ini?
    Link Blog sahabat sudah tercantum di Blogroll saya, saya tunggu konfirmasinya melalui komentar di Buku Tamu di blog saya ya sahabat
    Terimakasih,semoga persahabatan kita lancar mulai dari sekarang
    Mohon maaf sahabat, kalau bisa link saya cantumkannya yang ini ya : http://blog.umy.ac.id/satu/2011/11/29/alhamduliah-umy-menuju-universitas-terbaik/

  3. Ailtje berkata:

    Setuju dengan makanan, karena mereka seringkali dalam keadaan lapar dan haus. Saya dulu sering banget bawa wafer di dalam tas; sekali waktu wafernya nyempil di bagian bawah tas, jadilah saya mengaduk-aduk tas. Si Ibu dan anak-anaknya sabar menanti, begitu ketemu, wajah saya dan si adik kecil itu sumringah, wajah ibunya masam.

    Saya sendiri nggak setuju dengan pemberian uang, karena itu akan membuat mereka berpikir mereka bahwa mendapatkan uang itu gampang. Easy money, easy spending.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s