Ibu penyapu peron stasiun

Saat transit di stasiun tanah abang, saya beberapa kali melihat seorang ibu yang dengan serius menyapu peron. Tidak mengemis, tidak marah-marah, diam tetapi bekerja. Dengan pakaian yang lusuh, tidak bersandal, orang seperti beliau mungkin tidak akan mendapat perhatian dan penghormatan dari orang sekitarnya. Sama saja dengan gelandangan, cuma saja tidak mengganggu dan membahayakan. Mungkin demikian anggapan orang. Saya sering merenung, di balik semua ini, barangkali Allah memperhatikan keseriusannya, keikhlasannya dalam bekerja. Di hadapan Allah, barangkali ibu ini lebih mulia daripada saya, daripada orang lain, daripada mereka yang berpakaian rapi berdasi bermobil mewah, tapi kerjaannya hanya memikirkan “bagaimana uang/anggaran di kantung X bisa masuk ke kantung saya entah dengan cara apapun”. Mungkin saja, ibu ini berjuang untuk kehidupan anak keturunannya, berjuang memberi makan yang mungkin hanya bisa alakadarnya, berjuang untuk mencari uang agar anaknya bisa berobat.  Di luar mungkin dianggap remeh, tapi di keluarga mereka bisa saja pahlawan bagi putra-putrinya. Hidup ini rahasia. Mereka yang di atas, bisa saja kelak terpuruk berada di bawah. Mereka yang saat ini berada di bawah bisa saja suatu saat berada di atas.  Hanya keimanan, kesabaran, amal soleh dan silaturahmi yang mungkin bisa menyelamatkan kita, membawa kita menuju kebahagiaan sejati.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di renungan hidup. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ibu penyapu peron stasiun

  1. mama haya berkata:

    Hal-hal yg terlht di sekitar kita srg tdk kita perhatikan, sesungguhnya banyak yg bs kita ambil sbg pelajaran.bersyukur dan ikhlas menjalani hidup,apapun peran kita, insya allah lbh membahagiakan ya pak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s