Tidak perlu tujuh macam bau untuk dikenang

Parfum. Saya suka parfum, tapi bukan berarti ingin jadi pria centil menggoda wanita. Itu sudah tempo dulu….saat masih pedekate dengan gadis manis yang kemudian jadi emaknya Alya-Tika. Oh ya…tapi dulu nggak centil koq. Cuma wangi saja. Nah, seiring bertambahnya usia, bau keringat tentunya makin nggak enak. Parfum atau pewangi perlu dipakai, tapi cukup dibatasi saat bersama anak istri, karena hidup saya adalah untuk membahagiakan mereka. Perlu sekali terutama buat anak-anak, agar ada kenangan, bau bapak wangi. Jangan yang terkenang sampai mereka besar adalah bau bapak kecut. Tidak perlu tujuh macam bau seperti Cleopatra. Cukup agar ada sedikit wewangian. Seperti kalau lewat kuburan, ada bau wewangian….eh koq jadi horror

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s