Tiga alasan untuk “Mengapa bapak pulang ke Indonesia ?”

Meeting yang sudah diagendakan dari minggu yang lalu dibatalkan mendadak dalam hitungan menit. Hari ini mendadak dapat undangan untuk hadir rapat besok pagi. Di Indonesia, memang “mendadak” ini sepertinya sudah jadi budaya. Beda dengan di Jepang yang serba teratur dan tertib. Rapat jurusan tahun yang akan datang sudah dijadwalkan sejak setahun sebelumnya. Densha/trem sangat akurat waktu kedatangan dan keberangkatannya, tidak geser satu menit pun. Semua serba teratur dan disiplin. Tak heran jika Jepang jadi negara maju.
Tapi di sisi lain, tidak sedikit manusia yang punya sifat pembosan. Kadang keteraturan membuat kita bosan. Seperti kata sempai saya yang sudah tinggal di Jepang lebih dari 15 tahun, dan kembali bekerja di Indonesia. Beliau cerita ke saya, dalam satu kesempatan, beliau postdoct ke Jepang selama dua atau tiga bulan. Disamping keasyikan pekerjaan di lab. ternyata beliau jenuh juga dengan ritme yang demikian teratur. “Kalau di Indonesia, saat kita bangun pagi hari, hati kita doki-doki, To. Deg-degan. Kita tidak tahu apa yang terjadi di hari itu. Apakah kita beruntung atau sial, ketinggalan angkot, kecopetan, ketemu orang yang baiknya seperti malaikat, atau dapat rezeki yang tak terduga. Semua serba unpredictable”…yaaah, singkat kata “hidup terasa berwarna”.
Begitu jawab saya, kalau ada murid yang tanya ke saya, mengapa bapak pulang ke Indonesia ? Jawab saya, pertama karena moral obligation saya sebagai penerima beasiswa yang dibayar dari uang rakyat. Sedapat mungkin, saya ingin mengabdi sesuai komitmen saya. Yang kedua, hidup di Indonesia ini berwarna. Dan yang ketiga: di luar negeri memang banyak pemandangan yang indah…..tetapi saya memilih pulang ke tanah air dan tidak menyesali pilihan tersebut. Karena di sini saya bertemu kalian ” 😀

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di kuliah. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s