Jogja punya cerita 2012

jogja
Minggu pagi kami berangkat ke Jogja. Setelah bermacet ria dari Solo, akhirnya masuk Yogya juga. Kebetulan di radio mengalun lagu Yogyakartanya Katon ….. “Pulang ke kotamu, ada setangkup haru dalam rindu…”

Sampai di Yogya, kami kemudian menuju Grand Pacific Hall. Ine diam-diam, tanpa setahu Alya dan Tika membelikan tiket untuk melihat pentas Cowboy Junior. Tika sepanjang jalan saat melihat papan reklame pentas cowboy junior, berkomentar mengenai para penyanyi di group tersebut. Tiba di gedung, baru mereka tahu kalau ibu sudah menyiapkan kejutan. Dan akhirnya terkabullah melihat pentas idola mereka secara live. Ine berangkat sendiri ke reunian dengan teman-teman SD-nya, sedangkan saya bertugas menemani anak-anak.

Kami pun mulai antri. Dijanjikan pk.2 siang sudah boleh masuk ke gedung. Para calon penonton sudah gelisah, karena udara terasa gerah. Entah berapa ribu kemarin yang datang di acara tsb. Akhirnya sekitar pk.3, baru kami bisa masuk ke dalam gedung. Di luar dugaan, tempat duduk ternyata tidak seperti gedung bioskop. Lantainya rata, dengan kursi lipat dari besi. Sayang sekali, karena penonton di belakang akan kesulitan melihat pentas. Benar seperti saya duga, saat pentas dimulai penonton berdiri, bapak dan ibu  menggendong anaknya naik kursi. Saya pun akhrnya berdiri. Alya naik & duduk di leher. Satu kaki saya angkat, dan taruh di atas kursi, mirip huruf 4 terbalik.  Tika berdiri di atas paha saya.  Pose saya jadi mirip gatotkaca yang keringatan, dan mau terbang melarikan 2 gadis kecil…. (^^;  Usai pentas, anak-anak bergambar sebagai kenang-kenangan. Tak bisa dengan orangnya, posternya pun jadi (X_X)

gatotkaca  coju

Selesai pertunjukan, Ine menjemput dan kami makan malam. Malam itu, kami menginap di rumah Mbak Rita. Di perjalanan Tika bertanya ke saya “Aku kangen sama Lina…bapak kangen nggak ?”  Saya kaget. Oh…ternyata, Tika memberi nama para pus(kucing) di rumah bu De-nya dg berbagai nama: Kunying, Lina, Bambang dan Desita. Oalaaah.. *tepok jidat*

Senin pagi, kondisi Ine tidak enak badan. Akhirnya rencana bertamu ke rumah teman batal, dan kami menunda kepulangan ke Solo sampai kondisi Ine pulih. Siang kami berangkat ke Solo, dan mampir ke Gudeg Yu Djum di jalan Adi Sucipto. Saking larisnya, nasi sudah habis, sehingga kami hanya pesan gudegnya saja. Rasanya ? Ruarr biasaa 😀

yujumgudeg

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s