Ristek sudah tidak langganan IEEE lagi ?

Di http://pustaka.ristek.go.id/main/home tidak ada lagi link untuk ke IEEE. Tapi kalau saya klik http://pustaka.ristek.go.id/main/about di sana masih ada link ke IEEE (http://pustaka.ristek.go.id/ieee/) Saat saya coba download salah satu artikel di IEEE Transaction on Pattern Analysis & Machine Intelligence, ternyata tidak berhasil. Padahal bulan-bulan yang lalu tidak masalah. Apakah memang sekarang ristek sudah tidak berlangganan jurnal-jurnal IEEE lagi ? Sayang sekali, kalau subscription ke IEEE tidak dilanjutkan. Padahal saya sudah berharap, setelah sciencedirect, IEEE, dll, kelak akan dilanjutkan ke jurnal-jurnal di group Nature, Science, dst.

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Ristek sudah tidak langganan IEEE lagi ?

  1. jbd berkata:

    Pak Anto ysh.

    Salam kenal. Menyambung soal i3e journals, mestinya atau bahkan mestinya, negara lewat bppt membuat kontrak dengan i3e agar semua journalnya dapat diakses secara free. Journal adalah salah satu ‘infra structure’ dalam kemajuan teknologi. Dengan cara revolusi semacam itu, maka para saintis dan engineer yang tidak bisa ( dengan pelbagai penyebab ) berlangganan ‘exclusive journals’ semacam dari i3e akan dapat ikut membaca dan memanfaatkannya. Dengan demikian journal tidak hanya dibaca hanya oleh segelintir warga atau bahkan tersimpan rapih dan indah di rak perpustakaan bppt / lipi.

    Atau lebih revolusioner lagi, bppt menyediakan translasi ke bhs indonesia, krn saya yakin mesin translator moderen dapat mengerjakannya dengan cepat. Kita butuh langkah nyleneh ( out of the box ) untuk memajukan bangsa ini.

    Salam hangat,

    Josef B Dwiyono
    jbdwiyono AT gmail DOT com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s