Naik black hole di Pendawa

Kemarin kami berempat liburan ke “Pandawa”, water boom di Solo Baru. Kesan saya, tidak serame dulu waktu awal-awal berdiri. Saya lebih banyak duduk di meja, jaga barang. Sedangkan Tika, Alya dan emak main-main air. Tika tanya “Pak…black hole itu apa ?” Eh darimana pula ini anak tahu black hole. Saya jawab itu lubang hitam artinya. Gak perlu njelimet njelasin spt Stephen Hawking 🙂 Ternyata saat emak gantian istirahat, saya diajak Tika. “Pak….ayo pak. Kita ke black hole. Kata temanku itu asyik. Aku pengin mencobanya”… oalah ternyata saya diajak masuk ke gua, naik ke atas, naik ke atas, naik ke atas, akhirnya sampai di tempat yang sangat tinggi. Saya jadi ingat kenangan seram waktu naik Splash mountain di Disney Tokyo (http://www.youtube.com/watch?v=gHYz9j0OWSg) . Tapi kalau di Splash mountain, saat berkelok-kelok di dalam gua, ada hiburannya. Sedangkan Black hole ini benar-benar gelap gulita tanpa hiburan. Sesampai di tempat start di atas, kami berdua naik pelampung karet dengan dua lubang. Tika di depan, saya dibelakang. Kaki kami berdua di atas semua. Kaki saya menjepit badan Tika. Sebenarnya sih deg-degan untuk mainan kayak gini. Usia saya tahun ini 43 tahun….sudah bukan usianya lagi untuk mencari kebahagiaan di antara jeritan di dalam kegelapan. Pelampung pun mulai berjalan, masuk ke dalam gua. Makin lama makin cepat, biar Tika nggak tegang saya bilang berulang kali “asyik ya Nduk….pegang erat-erat kaki ban-nya ya”…..sampai pada bagian yang menegangkan dimana pelampung yang kami tumpangi berkelok dengan kecepatan tinggi, miring ke kiri, diayun ke kanan, berkelak kelok, saya teriak “asyiiiik….” biar Tika nggak tegang….eh..biar saya nggak tegang maksudnya. Rasanya lamaaa sekali di dalam gua gelap, diayun-ayun seperti itu dengan kecepatan tinggi. Dan akhirnya cahaya pun nampak. Ah.benar-benar habis gelap terbitlah terang. Kami pun terlempar keluar dari mulut gua. Tika kelihatan girang sekali..saya masih agak tegang, tapi ditarik-tarik Tika. “Ayo pak….sekali lagi…” Aduuuuh…saya mau nolak tapi gimana gitu. Akhirnya saya temani sekali lagi. Tika kelihatan semangat dan nggak takut sama sekali. Dua kali naik black hole cukup lah. Bagus Nduk…..semoga bapak ibu ada cukup rejeki kelak untuk bisa mengajak kalian ke Splash mountain di Disney land ya. Dan kami pun kembali ke meja untuk makan siang. Tika kemudin narik-narik emak….”Bu…ayo bu…temani aku ke black hole….asyik bu…. ” * nah lo *

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s