Ujian kesabaran

Hari ini banyak kesabaran saya banyak diuji. Berangkat dari rumah pagi-pagi sekitar pk.6, ke stasiun Serpong. Sampai di perempatan cari ojek. Setelah tahu tujuan saya ke stasiun Serpong, si abang ojeknya menolak “Wah..macet Pak”. Hmm….sampeyan nolak rejeki deh. Ya sudah, akhirnya naik angkot hijau jurusan kalideres. Sepanjang jalan memang macet luar biasa, sehingga angkot memilih tidak lewat stasiun serpong, tapi di segitiga tekno belok ke kanan, lewat rawa buntu, langsung menuju Giant. Saya mau turun di Rawa Buntu untuk naik kereta, tapi kata penumpang lainnya “jangan pak. Sopir angkotnya juga nggak mau, karena nanti ditimpukin. Dianggap merampas trayek angkot lain. Kita cuma numpang lewat saja…” ..astagaaa….mau turun pun dilarang. Akhirnya saya berniat mau turun di Giant. Tau-tau keterusan sampai ITC masih teruuus…waduh, akhirnya turun di Telkom. Kebetulan ada Trans BSD, tapi tidak boleh naik karena arahnya beda. Maksud saya sih mau ikut numpang, sekaligus muter. Tapi tidak boleh. Akhirnya naik angkot ke arah Giant. Susahnyaaa….. Tak berapa lama, Trans BSD datang, dan saya pun naik ke bus yang penuh, sehingga tidak dapat tempat duduk. Sampai di Ratu Plaza sudah pk.8 lewat. Segera berganti ke Trans Jakarta menuju Thamrin. Alhamdulillah, jam 9 bisa hadir tepat waktu di monitoring insentif riset sinas. Di undangan, tim kami di urutan kedua dari awal, ternyata jadi urutan kedua dari akhir (no.6 dari 7 tema). Tak mengapa. Selesai pk.13.30, saya balik ke kantor mau sholat. Ternyata dapat tugas dadakan, untuk mewakili direktur, hadir di diskusi e-justice di KNRT, dari pk.14.00-15.00. Saya ke lantai atas, tapi ternyata diskusi baru mulai pk.15.00. Diskusi dimulai dengan permintaan maaf pak Mahfud, karena ada miskomunikasi, sehingga jadwal diskusi tidak terinformasikan dg benar. Beliau sudah harus pergi. Saya pun akhirnya check out dari ruang diskusi sekitar pk.16.15. Menunggu buka puasa, dan akhirnya buka puasa dengan beef curry + chawan mushi. Lebih baik buka puasa dulu, baru kemudian pulang ke Serpong daripada memaksakan pulang di jam sibuk. Jam 8 malam kurang sedikit, akhirnya saya sampai juga di kos-kosan. Hal yang pertama harus dilakukan adalah menambahkan agenda, Minggu berangkat ke Bali sampai hari Selasa. pff…..

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di catatan kerja. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s