petasan

Saya tidak pernah menyukai bunyi petasan. Mungkin akibat pengalaman masa kecil saat lebaran dulu. Saat itu kalau tidak salah saya masih berumur sekitar 4 tahun. Bapak dan Ibu sedang menerima tamu di dalam rumah. Saya kebetulan entah dari mana memegang sebuah petasan kecil. Saya minta potongan obat nyamuk ( yang aslinya berbentuk spiral ) ke ibu untuk dinyalakan. Ibu meluluskan permintaan saya, mungkin difikir untuk menyalakan kembang api. Obat nyamuk pun menyala. Saya bawa ke halaman dan nyalakan petasan itu….darrrr !!!! Saya menjerit & menangis karena shock, kaget dengan bunyinya. Ibu dan bapak terperanjat dan segera lari keluar rumah, khawatir kalau saya luka dan cacat oleh petasan. Mereka lega melihat saya selamat tidak kurang suatu apa, cuma agak shock karena bunyi petasan. Akhirnya saya kena hukuman, paha saya dicubiti ibu dan bapak…dan itu lebih menyeramkan buat saya. Sampai sekarang kalau ada petasan, saya tidak bisa menikmatinya. Selamat lebaran. Semoga suatu saat lebaran di Indonesia tidak lebay. Tidak perlu dengan arak-arakan takbir yang justru banyak memicu hal-hal jahiliyah non Islami (mengganggu lalu lintas, melempar petasan, membaca takbir ala dangdut dsb), maupun bunyi petasan. Seandainya Rasulullah melihatnya, hal-hal negatif seperti itu tentu sudah kena teguran keras dari beliau. Alangkah indahnya jika lebaran dirayakan dengan lantunan takbir yang syahdu, dan khusyu. Kalau pun mau pawai, yang teratur dan santun. Tidak perlu memakai speaker dengan suara yang memekakkan telinga. Semoga…..suatu saat terwujud ya. Eid Mubarak.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di keluarga. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s