Catatan Open House Laboratorium : Biometrics & Image Processing Laboratory

Cukup panjang hari ini terlewati. Sejak minggu yll teman-teman di kantor gedubrakan mempersiapkan materi untuk open house lab. dalam rangka peresmian lab. inovasi TIK. Khususnya di lab. kami yang kegiatannya fokus ke image processing, menampilkan 2 tema : multimodal biometrics terkait program e-KTP dan yang kedua adalah computer aided diagnosis sebagai aktifitas litbang TIK Kesehatan.

3slidesUntuk tema pertama, kami tampilkan demonstrasi iris recognition dan fingerprint recognition, yang kesemuanya didevelop dari scratch. Dengan mendevelop dari scratch, kami berusaha memahami proses komputasi dari awal hingga bisa sampai tahap mengenali identitas individu.  (Thanks to my former students from SGU & UAI for their hard works in the past ). Untuk menjelaskan secara singkat dalam 1-2 menit, kami siapkan 3 lembar slide yang dilaminating sebagai modal bercerita, sementara demo ditampilkan di layar (lihat gambar di kiri). Slide pertama menjelaskan:  definisi minutiae dalam sidik jari sebagai informasi khas tiap orang, yaitu posisi spasial titik perhentian dan percabangan garis/ridge. Slide kedua menjelaskan bagaimana tiap pengembang AFIS berusaha mengembangkan algoritma masing-masing untuk bisa menemukan posisi minutiae pada sidik jari. Dengan melihat perbedaan kualitas minutiae yang dihasilkan berbagai algoritma, bisa difahami bahwa ada kebutuhan untuk melakukan pengukuran seberapa akurat modul fingerprint recognition  yang kelak akan diimplementasikan dalam e-KTP reader. Algoritma yang baik harus mampu menghasilkan minutiae set yang akurat sehingga match terhadap data minutiae acuan, yang sudah direkam di dalam chip e-KTP. Peran lab biometrics selain litbang adalah memberikan layanan teknologi pengukuran kualitas fingerprint recognition modul tersebut.

Tema kedua menampilkan demonstrasi prototipe Computer Aided Diagnosis untuk mendeteksi keberadaan parasit di sel darah merah dari pasien Malaria. Dalam presentasi kepada pengunjung, dijelaskan tantangan dan urgensi dari penelitian ini. Keunikan dari penelitian ini adalah pemakaian data primer, yang berasal dari pasien Malaria di berbagai daerah di Indonesia, yang dikoleksi oleh mitra kami Eijkman Instititute for Molecular Biology. Sample berupa darah disiapkan ke dalam apusan tipis dan apusan tebal. Bagi peneliti/praktisi biomedis yang sehari-harinya bekerja dengan mikroskop, tentu mengetahui betapa sulitnya memperoleh thin smear yang bagus, yang dicirikan dari bentuknya seperti lidah (tongue-shape). Hal ini memerlukan keahlian diankhusus.  Selanjutnya setelah diberikan pewarnaan (Giemsa staining), slide diamati di bawah mikroskop yang kualitasnya pada level yang dipakai  di lapangan. Low quality image yang diperoleh inilah yang harus diolah dan dideteksi ada tidaknya parasit di dalamnya. Cukup banyak masukan yang kami peroleh baik dari praktisi biomedis, kesehatan mengenai potensi pemanfaatan studi yang dilakukan. Tema ini adalah studi yang termasuk langka di dunia, dimana hingga saat ini belum ada sistem yang mampu mendeteksi parasit Malaria dari thin blood smears (apusan tipis darah) microphotograph. Penelitian yang dilakukan berkolaborasi dengan microscopist expert dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, untuk memastikan bahwa formulasi masalah dalam penelitian kami benar-benar sesuai dengan pengetahuan dan kebutuhan para ahlinya  (Thanks to my former students from SGU & UAI for their hard works in the past ).

A Thousand Miles Journey start from A Single step (Confucious), and what we did today is one of the very first Step of A Thousand Miles Journey. Let’s keep smiles, keep up the good work and keep up the beautiful atmosphere that we have today.

lab-membersdemo

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di catatan kerja, research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s