Jam tangan

Jam tangan adalah aksesori yang jarang sekali saya pakai, sejak masih tinggal di Jepang dulu. Karena itu saya sempat takjub ketika sahabat saya, Shibata, memperlihatkan jam tangan barunya yang seharga 100 ribu yen. Katanya, “Untuk barang yang dipakai dalam jangka waktu lama, lebih baik kita beli yang mahal sekalian, To” (Shibata, 1991). Entah mungkin sudah suratan takdir, setiap kali saya memiliki jam tangan, tak lama kemudian biasanya hilang. Mungkin karena tertinggal di WC, kamar mandi, tempat wudlu dsb. Akhirnya saya putuskan untuk membeli jam tangan paling murah, yang seharga 1000-an yen (Rp 120 ribu), agar kalau hilang, tidak terlalu menyesakkan dada. Apalagi ketika handphone populer. Saya akhirnya lebih sering melihat handphone kalau ingin mengetahui jam. Apalagi di Jepang, dimana-mana jam selalu terpasang, bahkan di TV sekalipun. Tapi saat pdkt, akhirnya saya putuskan untuk memakai jam. Tentu merk sinyongnyong, alias yang murahan saja, bukan Rolex bukan Felippe Massa. Kalau sedang berkunjung, dan ke kamar kecil atau wudlu, kadang jam itu sengaja saya tinggalkan dan pura-pura lupa. Agar kelak bisa main lagi, dengan alasan ketinggalan jam. Tapi rencana kadang berantakan ketika ada yang masuk ke kamar mandi dan teriak “ini jam siapa yang ketinggalan ?”

Iklan

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City. My research is on pattern recognition and image processing with applied field of interests on biometrics identification & development of computer aided diagnosis for Malaria. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di coffee morning. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s