NIK tidak akan berubah walaupun seseorang pindah domisili

Dalam berita di TV One 6 Juni 2014, dilaporkan bahwa capres Jokowi dilaporkan ke Bawaslu, karena diduga memakai KTP Palsu. Menurut pelapor, NIK yang tercantum bukanlah kode wilayah Jakarta. Video terkait dapat dilihat dari youtube:

 

laporan

Gambar 1   Screenshot berita di link di atas, yang mempermasalahkan NIK Pak Jokowi

Hal tersebut diliput di beberapa mass media:

  1. http://www.merdeka.com/politik/diduga-daftar-capres-pakai-ktp-palsu-jokowi-dilaporkan-bawaslu.html
  2. http://video.tvonenews.tv/arsip/view/84412/2014/06/06/diduga_gunakan_ktp_palsu_jokowi_dilaporkan_ke_bawaslu.tvOne
  3. http://hukum.kompasiana.com/2014/06/06/dilaporkan-ke-bawaslu-ktp-jokowi-palsu-657103.html

Untuk memahami kasus tersebut, informasi dari situs Kementrian Dalam Negeri http://www.dukcapil.kemendagri.go.id/detail/sekilas-pandang-nomor-induk-kependudukan dapat dijadikan acuan. Dalam situs tersebut disebutkan :

  • “Sesuai  dengan  bunyi  pasal  1  point  12  UU No. 24  Tahun 2013 (dapat didownload dari antara lain:  http://menpan.go.id/jdih/perundang-undangan/undang-undang?download=4157:uu2013-no-024 tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyebutkan bahwa Nomor Induk Kependudukan (NIK) adalah nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia. NIK tersebut berlaku seumur hidup dan selamanya, yang diberikan oleh Pemerintah dan diterbitkan oleh Instansi Pelaksana kepada setiap Penduduk setelah dilakukan pencatatan biodata.”
  •  NIK terdiri dari 16 digit
    1. 6 (enam) digit pertama merupakan kode wilayah tempat tinggal pada saat mendaftar yang terdiri dari 2 digit awal merupakan kode provinsi, 2 digit setelahnya merupakan kode kota/kabupaten, 2 digit sesudahnya kode kecamatan.
    2. 6 (enam) digit kedua adalah tanggal, bulan, dan tahun kelahiran dalam format hh-bb-tt dan khusus untuk perempuan tanggal lahirnya ditambah angka 40.
    3. 4 digit terakhir merupakan nomor urut yang dimulai dari 0001.
  • Selanjutnya menurut pasal 38 PP No. 37/2007 (dapat didownload dari a.l. http://www.bpkp.go.id/uu/filedownload/4/58/785.bpkp ), NIK diterbitkan oleh Instansi Pelaksana yang berlaku seumur hidup dan selamanya, tidak berubah dan tidak mengikuti perubahan domisili.

Dari penjelasan di atas, dapat difahami bahwa NIK Pak Jokowi tidak salah, karena beliau melakukan perekaman di Surakarta. Setelah pindah ke DKI Jakarta, NIK tersebut tidak berubah.

Untuk memahami teknologi e-KTP, telah saya tulis di posting sebelumnya:
https://asnugroho.wordpress.com/2013/05/10/membedah-teknologi-e-ktp/
Semoga bermanfaat.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di catatan kerja. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s