Diskusi tentang microbiome

Kemarin ngobrol dengan dua orang ilmuwan beken. Saat makan pagi bersama mas Robby, kami mengobrol tentang menariknya upaya untuk membuat visualisasi opini masyarakat dari media social media. Apa yang difikirkan, dirasakan masyarakat diekspresikan oleh sebagian dari mereka yang punya akses ke dunia maya lewat status facebook, tweets, dan berbagai teknik lain di social media. Lewat pendekatan statistics selanjutnya bisa diterjemahkan dalam angka, dan kemudian divisualisasikan. Ujung terakhir : visualisasi ini merupakan potret proses sosial yang terjadi dalam masyarakat. Kata kunci apa saja yang paling sering dibicarakan, berapa persen yang melakukan kampanye negatif ke kubu no.1 dan berapa persen yang ke kubu no.2. Teknik visualisas, apa yang semula tidak tampak jadi tampak, menjadi sangat penting karena membuat proses sosial menjadi gambar yang mudah difahami.

Malam harinya di rumah Tjong A Fie, setelah makan malam, saya punya kesempatan mendekati Prof. Sangkot Marzuki. Ah..ini ada ketemu orang pintar lagi. Kesempatan menimba ilmu. Saya tanya kepada beliau : “Pak, kalau saya perhatikan orang-orang dari abad ke abad itu wajahnya koq berubah ya. Misalnya di foto-foto orang seratus tahun yang lalu, punya kecenderungan berbeda tipe dengan wajah orang-orang jaman sekarang. Wajah orang jaman dulu seperti pak Dirman, bung Karno, lain dengan wajah-wajah kita. Wajah orang cantik jaman dulu seperti Marylin Monroe lain dengan wajah cantik orang jaman sekarang. Apa yang menyebabkan perubahan itu ya pak ?” Beliau menjawab, bhw yang mempengaruhi kemungkinan adalah microbiome. DNA di tubuh kita tidak terlalu besar pengaruhnya. Justru microbiome yang kemungkinan berperan. Misalnya microbiome itu dibuang, orang tidak mungkin bisa hidup. Beliau ceritakan percobaan memakai tikus. Ada dua tikus ditaruh di kandang, satu di atas satu di bawah. Tikus yang di bawah bersih sedangkan yang di atas full of microbiome. Tikus yg di atas akan membuang (apanya ya ? kotoran atau microbiome-nya ? saya nggak ingat) ke bawah, dan lambat laun tikus yang dibawah akan mirip dengan yang di atas. Itu yang menyebabkan kenapa anak yang dilahirkan normal, akan sangat mirip dengan ibunya, karena microbiome yang dibawa oleh si anak dari ibu. Kalau operasi cesar tidak demikian. Ada pendapat seperti itu (yang tentunya sedang dalam penelitian). Hoo….menarik menarik ! Sepertinya saya salah juruan apa ya ? Mestinya dulu ambil biologi. Saya mau lanjutkan dengan pertanyaan : “apakah penularan microbiom itu terjadi juga dalam pilpres ?” tapi nggak berani. Soalnya pilpres kali ini koq vulgar ya. Agak ngeri juga melihat teman saya yang dulunya ramah-ramah jadi ganas-ganas.

Tentang Anto Satriyo Nugroho

My name is Anto Satriyo Nugroho. I am working as research scientist at Center for Information & Communication Technology, Agency for the Assessment & Application of Technology (PTIK-BPPT : Pusat Teknologi Informasi & Komunikasi, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). I obtained my doctoral degree (Dr.Eng) from Nagoya Institute of Technology, Japan in 2003. My office is located in Serpong, Tangerang Selatan City.Since 2015, I was appointed as Program Director of R&D activities in Intelligent Computing Laboratory (former name: Digital Signal Processing Laboratory). The activities in the laboratory are organized into three groups : (i) Natural Language Processing (ii) Multimodal biometrics Identification (iii) ICT solution for Tropical Disease. I also enjoy to teach the students, as a part time lecturer in Swiss German University Serpong & UNS Sebelas Maret Surakarta. Should you want to know further information on my academic works, please visit my professional site at http://asnugroho.net
Pos ini dipublikasikan di research. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s